
Peru dan Denmark sama-sama lolos ke Rusia melalui babak play-off.
JawaPos.com - Bisa kembali tampil di Piala Dunia setelah 36 tahun absen jelas memberi sebuah emosi mendalam bagi Peru. Tim asal Amerika Selatan ini terakhir kali berlaga di Piala Dunia 1982. Sebuah jarak yang sangat jauh untuk bisa kembali tampil di ajang sepak bola paling akbar ini.
Begitu pula dengan Denmark. Meski penantian mereka tidak selama Peru, tetap saja kegagalan menembus Piala Dunia 2014 membuat skuad Tim Dinamit merasakan emosi yang tak jauh beda dengan yang dirasakan Peru.
Karena itu, kedua tim pasti menyadari pentingnya laga pertama ini sebagai pondasi untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2018. Apalagi, keduanya bukanlah tim favorit di Grup C di mana ada Prancis dan Australia yang lebih diunggulkan.
Namun bukan berarti Peru tak punya peluang. Penampilan mereka belakangan justru menunjukkan kesiapan mereka bertempur di Piala Dunia 2018. Di enam laga terakhir kualifikasi zona Conmebol, Peru mampu melaju tanpa pernah kalah. Hasil positif yang membuat Los Incas kembali merasakan atmosfer Piala Dunia.
Salah satu faktor yang membuat skuad besutan Ricardo Gareca ini lolos ke Rusia adalah penampilan apik di lini depan. Didukung sosok berpengalaman seperti Paolo Guerrero, Jefferson Farfan, dan Edison Flores, Peru tampil menawan di laga persiapan menuju Piala Dunia sepanjang tahun ini.
Dari 5 laga yang dilakoni sejak Maret hingga awal Juni, Los Incas sukses mencetak 10 gol dan hanya kebobolan sekali saja. Tentu saja hal ini didukung oleh penampilan apik trio lini depan Peru. Namun, saat ditanya soal Guerrero diturunkan di laga kontra Denmark, Gareca hanya menjawab secara diplomatis.
"Dia (Guerrero) dalam kondisi spirit yang bagus dan telah menyiapkan dirinya dengan jalan terbaiknya," ucap Gareca di fifa.com.
Denmark pun tak kalah menawan. Tim arahan Age Hareide ini mecetak 22 gol selama babak kualifikasi dan hanya kebobolan 9 kali. Keseimbangan di setiap lini pun cukup terlihat setiap kali melakoni laga persiapan menuju Rusia 2018. Ini sudah cukup menunjukkan kondisi skuad Denmark di laga kontra Peru pada Sabtu (16/6) malam nanti.
Hareide bakal sangat mengandalkan performa skuadnya kepada Christian Eriksen. Sangat wajar jika Eriksen jadi tumpuan Tim Dinamit. Pasalnya, 11 dari 22 gol Denmark di kualifikasi dicetak oleh pemain Tottenham Hotspur tersebut.
Denmark dan Peru punya perjalanan yang mirip untuk menembus Piala Dunia 2018. Keduanya sama-sama lolos melalui babak play-off. Selain itu, Piala Dunia 2018 merupakan kali kelima penampilan kedua tim di ajang empat tahunan ini.
Bedanya, Peru mampu dua kali tampil hingga perempat final. Sementara Denmark baru sekali saja tampil di babak yang sama. Piala Dunia kali ini akan mengubah catatan yang ditorehkan kedua tim.
5 Pertandingan Terakhir Peru
10/06/18: Swedia 0-0 Peru
04/06/18: Arab Saudi 0-3 Peru
30/05/18: Peru 2-0 Skotlandia
28/03/18: Islandia 1-3 Peru
24/03/18: Peru 2-0 Kroasia
5 Pertandingan Terakhir Denmark
10/06/18: Denmark 2-0 Meksiko
03/06/18: Swedia 0-0 Denmark
28/03/18: Denmark 0-0 Cile
23/03/18: Denmark 1-0 Panama
15/01/18: Denmark 2-3 Yordania
Perkiraaan Susunan Pemain
Peru: Pedro Galesse, Luis Advincula, Alberto Rodriguez, Christian Ramos, Miguel Trauco, Renato Tapia, Yoshimar Yoton, Edison Flores, Christian Cueva, Jefferson Farfan, Paolo Guerrero
Pelatih: Ricardo Gareca
Denmark: Kasper Schmeichel, Jens Stryger Larsen, Andreas Christensen, Simon Kjaer, Henrik Dalsgaard, William Kvist, Tomas Delaney, Christian Eriksen, Pione Sisto, Nicolai Jorgensen, Yurary Poulsen
Pelatih: Age Hareide

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
