
Ferdinand Sinaga puji permainan Timnas U-23 yang dinilai sudah lebih baik.
JawaPos.com - Timnas U-23 akan melakoni laga pamungkasnya di ajang PSSI Anniversary Cup 2018 pada Kamis (3/5) malam ini. Apa pun hasilnya, Timnas U-23 tak akan bisa menjuarai turnamen yang diadakan untuk memperingati ulang tahun PSSI ke-88 tersebut.
Dalam pandangan striker PSM Makassar, Ferdinand Sinaga, masalah menang atau yang diraih Timnas Indonesia U-23 dalam ajang PSSI Anniversary Cup 2018 bukan sesuatu yang krusial. Karena tujuan dari mengikuti turnamen ini adalah memang bukan untuk mendapatkan banyak kemenangan.
Pasukan Luis Milla saat ini memang tercecer di dasar klasemen dengan raihan satu poin hasil sekali imbang dan sekali kalah. Pada partai perdana melawan Bahrain, Febri Hariyadi dan kolega takluk 0-1 dari Bahrain. Selanjutnya, Garuda Muda hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat bertemu Korea Utara.
Ferdinand mengatakan, hasil akhir yang diraih Timnas Indonesia dalam gelaran itu tidak diukur dari menang dan kalah. Melainkan seberapa besar perjuangan keras tim untuk terus memperbaiki permainan agar siap tampil maksimal di Asian Games 2018.
"Kita tahu Bahrain dan Korea levelnya di atas. Tapi kita tahu dengan adanya Anniversary Cup ini kan bukan suatu tolak ukur dari Timnas kita. Tapi ini untuk melihat bagaimana kekuatan, selama latihan mereka. Jadi jangan lihat kalahnya, jangan lihat serinya, tapi lihat perpaduan mereka bermain," jelas eks Timnas 2014 lalu ini, di Makassar, Kamis (3/5).
Menurut pemain yang berjuluk The Dragon ini, penampilan memukau dan apik justru mampu ditonjolkan Timnas dalam laga terakhir. Khususnya duet lini depan, striker naturalisasi Ilija Spasojevic dan Lerby Eliandri.
"Mereka berdua menurut saya tipikal striker yang bagus di bola-bola udara. Itu sangat cocok. Apa lagi di sektor sayap, Timnas punya pelari dan pemberi assist. Jadi kalau menurut saya (Timnas U-23) sangat bagus dan lengkap," terang Ferdinand.
Dalam laga ketiga sekaligus penutup malam nanti, Hansamu Yama bakal menghadapi Uzbekistan. Menang dan kalah, Indonesia dipastikan tak akan meraih trofi juara dalam ajang tersebut.
Namun, seperti kata Ferdinand, hasil akhir yang dituju bukanlah soal menang atau kalah. Tapi mampu menyiapkan diri menjadi lebih baik di ajang yang sebenarnya pada Agustus nanti.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
