
Pelatih Persib penasaran dengan putusan Komdis PSSI terhadap Arema FC.
JawaPos.com - Buntut kericuhan penonton di laga Arema kontra Persib Bandung tampaknya masih panjang. Terutama menunggu hasil putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait hukuman yang bakal diterima pihak Arema.
Salah satu pihak yang penasaran dengan putusan Komdis PSSI tak lain dari pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez. Apalagi dia menjadi salah satu korban dari kericuhan pada Minggu (16/4) malam it. Dahi sebelah kanan Mario Gomez terluka akibat lemparan benda di dalam stadion.
Mario Gomez sendiri sangat paham atmosfer laga Arema kontra Persib yang sangat panas. Namun, dia tetap tak mentolerir kerusuhan yang dilakukan para penonton di dalam stadion.
Lebih jauh lagi, pelatih asal Argentina ini penasaran dengan hukuman yang bakal didapat Arema. Alasannya, Persib sendiri sudah menjadi 'korban' dari Komdis akibat tingkah buruk suporter mereka. Bahkan, kapten tim Supardi Nasir pun mendapat larangan bermain dalam 4 laga dari Komdis.
"Ini adalah sepakbola. Tapi saya tidak menyukai ini (kerusuhan). Tapi, saya ingin tahu apa yang akan terjadi dengan Komite Disiplin," tegas Gomez di laman resmi klub. "Supardi dihukum empat pertandingan. Sekarang (kejadian di Stadion Kanjuruhan)? Takut apa?"
Mario Gomez penasaran apakah sanksi yang diberikan Komdis kepada Arema dan pemainnya yang bertingkah buruk akan sama dengan yang didapat Persib. Apalagi di tengah pertandingan ada insiden tandukan Arthur Cunha kepada bek Persib Bojan Malisic yang tertangkap jelas di kamera.
Sekadar info, Supardi Nasir harus menjalani hukuman larangan bermain setelah melakukan hal yang mirip di laga Persib kontra Mitra Kukar. Kapten tim Maung Bandung itu pun dihukum 4 pertandingan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
