
Arema dan Persib kembali bermain imbang di Kanjuruhan.
JawaPos.com - Laga antara Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4) malam berlangsung cukup sengit dan panas. Pertandingan yang berlangsung selama 93 menit itu menyisakan skor imbang, 2-2.
Pada babak pertama, kedua tim ini saling berbalas serangan. Tim Singo Edan berhasil mencetak gol untuk pertama kali dalam laga ini. Gol berhasil dilesatkan Thiago Furtuoso Dos Santos pada menit 18 setelah mendapat umpan dari Dendi Santoso.
Seperti tidak ingin ketinggalan poin, tim Maung Bandung pun berusaha mengejar ketinggalan tersebut. Selang satu menit kemudian, pemain Persib Bandung dengan nomor 10, Ezechiel N'Douasel berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Pertandingan pun semakin memanas. Suporter Arema yang berada di tribun juga tidak henti-hentinya meneriakkan yel-yel dukungan ke tim kebanggaannya itu.
Memasuki babak kedua, tekanan yang dilakukan Persib membuahkan hasil. Pada menit 77, gawang Arema FC kembali kebobolan. N'Douassel kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sebelum terciptanya gol tersebut, pemain Arema Ahmet Atayev sempat terjatuh, namun tidak ada peringatan yang diberikan oleh wasit. Hal itu pun membuat konsentrasi pemain Arema yang lain sedikit terpecah.
Hal itu tak ayal membuat Aremania, sebutan suporter Arema, murka. Bahkan mereka kompak meneriakkan umpatan 'wasit jancuk, wasit jancuk'. Meskipun begitu, pertandingan masih terus berlanjut.
Tidak ingin membuat Aremania kecewa, Arema akhirnya berhasil membalas keunggulan Persib. Balsa Bozovic menjadi penyelamat setelah tendangan kaki kannya tak bisa ditahan M Natshir pada menit 86. Permainan kedua tim pun semakin memanas. Ditambah, suporter yang mulai membuat ricuh lapangan.
Memasuki menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu (injury time) selama tiga menit. Namun, belum sampai tiga menit, suporter yang berada di tribun Timur mulai mengamuk dan turun dari tribun. Mereka kemudian merangsek masuk ke lapangan.
Awalnya, hanya beberapa suporter saja yang turun. Hal itu bisa diatasi oleh petugas keamanan. Namun, hal ini memancin suporter yang lain mulai ikut turun. Bahkan, ratusan suporter mulai memasuki lapangan dan langsung menuju bench pemain.
Petugas kepolisian pun sampai melontarkan tembakan gas air mata ke arah suporter yang memenuhi lapangan. Namun seperti tidak punya rasa takut, ratusan suporter yang lain justru semakin masuk ke lapangan. Akibat tembakan air mata itu, ratusan suporter pingsan dan langsung dibawa ke dalam ruang perawatan darurat di dalam stadion.
Tidak sedikit dari mereka yang melempar benda apapun ke tengah lapangan. Seperti botol minuman, tisu, batu, sepatu, hingga senjata tajam. Dari tribun pun beberapa suporter mulai menyalakan flare yang seharusnya dilarang untuk digunakan di lapangan.
Pertandingan sendiri akhirnya dinyatakan selesai dengan skor 2-2. Skor imbang kembali terjadi di laga Arema kontra Persib di Stadion Kanjuruhan. Persib gagal memecahkan telor yang telah bertahan selama 9 tahun tak pernah menang di Malang.
Arema 2-2 Persib
(Furtuoso 19', Bozovic 88' - N'Douassel 20', 78')
Susunan Pemain
Arema: Utam Rusdiana, Arthur, Pratomo, A. Farisi, Cahya, Božović (Bawuo 88'), Siswanto, Dendi, Ataýew, Abdurrauf (Dedik 61'), Furtuoso
Pelatih: Milan Petrovic (caretaker)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
