
Ratusan calon jamaan PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) meminta kejelasan keberangkatan ke tanah suci untuk ibadah umrah.
JawaPos.com - Ratusan jamaah umrah tertahan di Jeddah. Mereka adalah para jamaah yang diberangkatkan biro perjalanan umrah PT Arafah Tamasya Mulia (ATM).
Informasi yang diperoleh Kaltim Post (Jawa Pos Grup) dari salah seorang jamaah yang enggan disebutkan namanya, bersama 103 jamaah umrah asal Balikpapan lainnya yang diberangkatkan ATM, hingga kemarin pukul 09.45 waktu Jeddah tak kunjung mendapat kejelasan waktu kepulangan ke tanah air.
Bersama mereka, ada pula 100 jamaah umrah asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang juga tertahan di Arab Saudi. Sehingga, ditotal ada 204 orang.
"Saya pakai paket sembilan hari. Berangkat dari 29 Maret lalu. Namun hingga sekarang (kemarin) belum dipulangkan," ujarnya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Kamis (12/4).
Menurutnya, setelah lewat sembilan hari, hingga hari ke-14 para jamaah belum mendapat kepastian kepulangan ke tanah air. Yang membuatnya tambah resah, dia tak memegang paspor.
Sementara perwakilan ATM yang sebelumnya mendampingi sudah kembali ke Indonesia. Padahal, selama perjalanan umrah mereka, segala informasi didapat dari perwakilan itu.
"Kemarin lusa (9/4) perwakilan ATM pulang. Sebelumnya ada 40 jamaah yang pulang duluan dengan dana pribadi," ungkapnya.
Tak Ada Informasi
Tak ada informasi dari Indonesia khususnya dari ATM soal nasib mereka. Bahkan, sepengetahuan jamaah itu, visanya yang berlaku selama 15 hari akan berakhir hari ini.
Jadi, ada kekhawatiran akan mendapat perlakuan hukum dari Pemerintah Arab Saudi. Jamaah pun tak berani keluar dari hotel.
"Kami khawatir. Seperti di Makkah sebelumnya kami sudah check out. Kami kira sudah mau dipulangkan. Ternyata tidak. Akhirnya sempat harus menunggu di emperan," katanya.
Dia hanya berharap, baik dari ATM maupun pemerintah, dalam hal ini kedutaan, bisa membantu. Para jamaah sudah berusaha menghubungi pihak ATM, namun belum ada respons. Begitu pula e-mail kepada pihak kedutaan.
"Belum ada balasan. Sekarang kami hanya bisa berdoa," jelasnya.
Kemenag Lepas Tangan
Dimintai keterangan soal masalah itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan Hakimin tak bisa berbuat banyak. Kemenag sejak 12 Februari lalu sudah mengeluarkan surat pelarangan ATM untuk tidak merekrut jamaah baru dan memberangkatkan jamaah umrah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
