
Indonesia masih punya keinginan untuk menjadi tuan rumah MotoGP.
JawaPos.com - Pemerintah masih memiliki keinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah kompetisi MotoGP. Meski sempat gagal, pemerintah tetap berupaya agar Dorna mau mencantumkan Indonesia ke dalam kalender balap.
Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Indonesia diharapkan bisa menggelar MotoGP seperti musim 1997 lalu karena ada banyak keuntungan yang akan diterima oleh pihak tuan rumah.
Dari segi pariwisata, nama Indonesia bakal semakin terdongkrak. Pecinta MotoGP dari berbagai negara bisa tergoda untuk menyaksikan langsung gelaran MotoGP di Indonesia.
"Itulah mengapa pada 2018 ini Spanyol dan Italia sampai empat kali dan dua kali jadi tuan rumah. Negara tetangga kita pun, Malaysia, Thailand, dan Australia masuk dalam kalender resmi MotoGP 2018. Artinya ada keuntungan besar jika bisa menjadi tuan rumah," ucap mantan pembalap Indonesia, Tinton Suprapto.
Selain sektor pariwisata, keuntungan juga bisa datang dari segi bisnis dan ekonomi. Sisi bisnis MotoGP dapat terlihat dari persaingan tiga pabrikan motor yang pangsa pasarnya besar di Indonesia. Pandangan ini disampaikan langsung oleh Ananda Mikola, eks pembalap Indonesia yang kini terlibat dalam pengelolaan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
"Beda dengan F1 yang hanya disukai lapisan masyarakat tertentu. Kalau di MotoGP, motor para pembalap MotoGP terpasang slogan berbahasa Indonesia: Satu Hati dari tim Repsol Honda, Nyalakan Nyali dari Suzuki Ecstar, dan Semakin di Depan milik Movistar Yamaha,” kata pembalap yang pernah tampil di ajang Formula 3000, Asian Formula 3, hingga A1 Grand Prix itu.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Sirkuit Internasional Sentul pada 6 Maret lalu. Saat itu Presiden mendengarkan rencana dari Tinton Suprapto dan Ananda Mikola untuk mengaktifkan kembali Sirkuit Sentul yang dipersiapkan menjadi tuan rumah ajang MotoGP. Presiden Jokowi menyatakan bahwa pemerintah mendukung peluang Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP pada 2020.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
