
Mangtan pembalap kelas 250cc, Ralf Waldmann meninggal dunia di usia 51 tahun.
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia balap internasional. Ralf Waldmann meninggal dunia pada Minggu (11/3) kemarin karena diduga mengalami serangan jantung.
Mantan pembalap yang sempat eksis di kelas 125cc dan 250cc itu menutup mata di usia 51 tahun. Dugaan meninggalnya Waldmann tentu mengingatkan publik dengan peristiwa yang dialami Davide Astori. Tepat sepekan sebelumnya, pesepak bola asal Italia itu meninggal saat tertidur karena mengalami serangan jantung mendadak.
Semasa hidup, Waldmann memulai karir profesionalnya dikelas 80cc pada 1986 lalu. Seiring kemampuannya yang kian meningkat, ia dipercaya naik ke kelas 125cc dan sempat mengukir prestasi dengan menyandang peringkat tiga pada musim 1991 serta 1992.
Pada 1994, Waldmann berkarir di kelas 250cc. Pria kebangsaan Jerman tersebut meraih pencapaian terbaik pada 1996 dan 1997 dimana ketika itu ia finis sebagai runner up.
Setelah pensiun, Waldmann melanjutkan karirnya sebagai komentator MotoGP untuk media Eurosport. Kabar meninggalnya Waldmann menjadi berita mengejutkan untuk sejumlah pihak termasuk Max Biaggi, pembalap asal Italia yang sempat ikut bersaing di kelas 250cc
"Di atas lintasan dia petarung yang tangguh. Tapi di luar itu, dia pria yang lembut dan lucu. Terlepas dari persaingan kami, saya sedikitpun tidak memiliki masalah dengannya. Dia seorang berhati besar," ucap Biaggi dilansir Motorsport.
Sebelumnya kabar duka datang dari Luigi Taveri. Mantan pembalap 125cc yang meraih juara dunia pada 1962 itu meninggal dunia di umur 88 tahun dan kejadian tersebut hanya berselang 10 hari dari kepergian Waldmann.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
