Selasa, 24 Apr 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Sambil Makan Donat, Bupati Anas Semangati Anak Berkebutuhan Khusus

| editor : 

Abdullah Azwar Anas

Bupati Abdullah Azwar Anas (kanan) saat menikmati donat bersama Noval, Minggu (14/1) (Istimewa)

JawaPos.com – Setiap pemimpin daerah punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri dengan warganya. Seperti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menyemangati anak berkebutuhan khusus bernama Noval, 13. Dia datang setelah ada video Noval yang ingin bertemu Anas melalui akun Instagram.

Anas mewujudkan keinginan itu. Dia datang ke rumah Noval yang berada di kawasan Klatak, Banyuwangi Minggu (14/1). Anas yang disambut Novel dari depan rumahnya itu datang dengan membawa donat. Senyum Noval terlihat tak henti-hentinya terkembang saat Anas datang.

”Halo Noval, gimana kabarnya?. Yuk, kita duduk sambil makan donat. Ini khusus buat kamu. Kamu suka toping coklat ya, kalau saya strawberry. Kalau kamu pengen strawberry, kita bagi berdua ya,” kelakar Anas sembari duduk di gubuk kecil depan rumah Noval.

Abdullah Azwar Anas

Bupati Abdullah Azwar Anas (kanan) saat menikmati donat bersama Noval, Minggu (14/1) (Istimewa)

Bersama para tetangga, mereka lantas asyik makan donat. ”Kamu yang rajin sekolah, nanti akan ada guru yang antar kamu sekolah. Harus semangat belajar," kata Anas.

Anas mengatakan, selama ini pemerintah daerah terus menggulirkan berbagai program untuk menjamin pendidikan anak usia sekolah. Mulai dari Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh), beasiswa Banyuwangi Cerdas, bantuan uang saku, dan uang transportasi bagi siswa miskin. Dua program terakhir itu digulirkan mulai awal 2018.

"Seperti Noval, juga dibantu uang saku dan uang transportasi. Semangat dia yang ingin sekolah tidak boleh padam, harus kita bantu bersama untuk mewujudkan. Tolong warga jika ada anak usia sekolah di lingkungannya yang kesulitan, laporkan, pasti ditangani," ujar Anas.

Kepala Puskesmas Klatak drg. Zelfia mengatakan Noval adalah penyandang retardasi mental. Namun, Noval masih bisa berkomunikasi dengan baik orang dan dikenal anak yang rajin, aktif beribadah, dan suka membantu. Noval saat ini hidup dengan pakde dan bude-nya.

"Pakde-nya yang biasa mengantar sekolah itu meninggal, sehingga dia tidak ada yang antar. Tapi kita sudah komunikasi dengan sekolahnya, ada guru yang antar jemput sehingga Noval akan terus bersekolah," jelas Zelfia.

(dim/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP