
Hidup Emmanuel Eboue benar-benar merana dan tertekan saat ini
JawaPos.com - Nasib yang sangat menyedihkan mendatangi mantan bek kanan andalan Arsenal, Emmanuel Eboue. Dalam satu tahun terakhir, cobaan bertubi-tubi mendatangi dia.
Saat ini Eboue memang menganggur tapi tak akan ada yang menyangka bahwa nasib hidupnya jauh dari pemain sepak bola eropa pada umumnya.
Kepada Mirror, Eboue, mengungkapkan semua masalah dan keresahan yang membuat dia stres bukan main. Berikut adalah beberapa masalah yang menimpat Eboue.
- Bercerai dan kalah dalam persidangan, semua asetnya diambil oleh mantan istrinya, Aurelie.
- Harus bersembunyi dari polisi dan juru sita karena harus memberikan rumahnya di Einfield untuk sang istri.
- Tidak bertemu ketiga anaknya sejak Juni
- Tertekan setelah meninggalnya sang kakek, Amadou Bertin, sosok yang membesarkannya. Pun ditinggal kakaknya, N'Dri Serge, yang terbunuh karena kecelakaan motor.
"Saya tak bisa mendapatkan uang untuk memiliki pengacara. Saya berada di rumah tapi ketakutan karena tak tahu kapan polisi akan datang. Kadang saya mematikan lampu agar mereka menganggap tak ada orang di rumah," ujarnya.
"Ini rumah saya sendiri. Saya berjuang mati-matian membeli rumah ini tapi sekarang ketakutan. Saya tak akan menjual pakaian saya atau apapun yang saya miliki. Saya akan bertarung sampai akhir karena ini jauh dari kata adil," tambah dia.
Tak hanya itu, Eboue mengaku kadang menginap di rumah rekan dekatnya yang juga mantan pemain sepak bola Lomana Lua Lua. Dia tidur di lantai rumah Lua lua untuk bersembunyi.
"Saya bisa bersembunyi di sana. Tapi, mereka memiliki anak dan saya tak mau mengganggu sehingga tidur di lantai. Sekarang saya benar-benar sendiri sangat menyedihkan," tuturnya.
"Setiap hari saya mencuci jeans, baju, dan segalanya sendiri dengan tangan. Tangan saya mulai berat. Saya berterima kasih kepada nenek yang mengajarkan saya mencuci, memasak, dan segala hal sewaktu kecil. Saya masih bersyukur akan hidup ini, dan tak mau hal ini terjadi pada siapapun," ungkapnya.
Bahkan Eboue secara langsung berharap Arsenal atau Asosiasi Pemain Sepak Bola PFA, bisa memberikannya pekerjaan walau bukan pekerjaan yang signifikan.
"Saya akan menerima pertolongan dari manapun tapi jika mantan klub saya mau membanti, saya akan sangat-sangat senang. Mungkin saya bisa membantu para pemain muda. PFA juga sempat membantu saya ketika ada masalah dengan agen, jika mereka memberikan pekerjaan, meski bukan pekerjaan besar, akan sangat baik. Saya malu jika melihat para pemain lain yang sempat bermain bersama atau saya lawan. Tapi, ini masalah saya dan saya harus bisa mengatasinya," curhat Eboue.
"Saya senang melihat Thierry Henry di televisi. Tapi, itu juga menyakitkan karena kadang saya berpikir seharusnya juga bisa berada di sana (menjadi pandit)," tutup dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
