
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa memaparkan hasil surbeinya soal elektabilitas Caketum Golkar Pengganti Novanto.
JawaPos.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa mengaku sudah memprediksi bahwa Airlangga Hartarto akan terpilih menjadi Ketua DPP Golkar, menggantikan Setya Novanto.
Pasalnya, Adrian mengaku lembaganya telah lebih dulu melakukan survei. Hasilnya, terbukti tidak meleset, karena Airlangga terpilih secara aklmasi di rapat pleno kemarin (13/12).
Ardian megungkapkan, dalam surveinya para kader akar rumput Partai Golkar menginginkan Airlangga jadi ketua umum ketimbang tokoh-tokoh yang lain.
Terbukti Airlangga meraih angka tertinggi sejalan juga ditetapkannya aklamasi rapat pleno menteri perindustrian itu menjadi ketua umum.
"Airlangga Hartarto ini berdasarkan survei yang didapat elektabilasnya mencapai 51,6 persen," ujar Ardian dalam konfrensi pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Kamis (14/12).
Diungkapkan Ardian, dalam survei ini setidaknya ada empat kandidat lawan Airlangga. Namun mereka dibuat 'keok' oleh menteri perindustrian (menperin). Karena responden lebih mempercayakan Airlangga sebagai pemegang tongkat kepemimpinan Golkar setelah Setya Novanto jadi terdakwa.
"Jadi Idrus Marham elektabilitasnya 16,3 persen, Titiek Soeharto 9,7 persen, Aziz Syamsuddin 8,3 persen, Bambang Soesatyo 7,2 persen. Sedangkan lainnya di bawah 2 persen," katanya.
Sementara, para responden itu juga berharap Airlangga mengusung program populer yang terus diperjungkan. Sehingga elektabilitasnya bisa terus meningkat di 2019 nanti.
"Program itu adalah sembako murah 27,1 persen, lapangan pekerjaan 25,8 persen, perumahan murah 12,1 persen, lainnya 10,2 persen dan tidak menjawab 24,8 persen," pungkasnya.
Sekadar informasi, survei LSI ini dilakukan pada tanggal 1-14 November 2017 di seluruh Indonesia. Survei dini dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1200 responden. Kemudian metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 2,9 persen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
