
Ferry Aman Saragih menyudahi kebersamaan selama dua tahun di Arema FC
JawaPos.com - Kebersamaan Ferry Aman Saragih dengan Arema FC akhirnya berakhir. Setelah dua musim (2015-2017) menjadi bagian dari Singo Edan - julukan Arema, FAS - sapaan akrab Ferry Aman, akhirnya meninggalkan Arema.
FAS menjadi pemain ketujuh yang tak lagi berkostum Arema. Enam lainnya adalah Esteban Vizcarra, Juan Pablo Pino, Adam Alis, Benny Wahyudi, Dalmiansyah Matutu, dan Arif Suyono. Musim lalu, FAS bermain 20 kali dan 11 kali di antaranya sebagai starter.
Di sisi lain, manajemen menyebut belum ada kepastian akan masa depan FAS. Hal itu seperti disampaikan oleh Sudarmaji sebagai media officer Arema. "Memang sudah ada komunikasi antara manajemen dengan Ferry, tapi sejauh ini belum ada kepastian, karena memang dia masih menyisakan kontrak di tim ini," ungkap Sudarmaji seperti dilansir Wearemania.
Hanya saja, gelandang yang menggunakan kostum nomor 94 itu telah berpamitan melalui akun Instagram miliknya. Tentu hal itu mengindikasikan akan kepergiannya dari skuad Singo Edan.
"Terimakasih telah memberikan kesempatan untuk jadi bagian dari tim Arema 2015-2017. Ini bukan sekedar tim bagi saya, melainkan keluarga. Begitu juga Aremania yang selalu luar biasa. Semoga Arema tetap jadi tim besar yang sukses di musim-musim selanjutnya," tulis FAS dalam akun Instagram miliknya, @ferryamansaragih.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
