Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2017 | 11.50 WIB

Atasi Kelangkaan Gas, Pertamina dan Pemkot Gelar Operasi Pasar

Warga rela mengantre dalam operasi pasar di Kecamatan Pekalngan Barat untuk mendapatkan gas melon murah - Image

Warga rela mengantre dalam operasi pasar di Kecamatan Pekalngan Barat untuk mendapatkan gas melon murah

JawaPos.com - Kondisi ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Pekalongan, terpantau masih sulit dicari. Akibatnya harga gas melon melambung tinggi. Rata-rata harga gas 3 kg di tingkat pengecer kini sudah mencapai Rp 19.000 hingga Rp 21.000 per tabung. Di tingkat pangkalan saja, harga gas banyak didapati melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan yakni Rp 15.500 per tabung.


Hidayah, warga Kraton Kidul mengaku sudah sebulan terakhir kesulitan mencari gas bersubsidi tersebut. "Di kampung-kampung sudah susah, sudah tidak ada. Makanya ketika ada operasi pasar seperti ini kami rela menunggu," tuturnya saat mengantre operasi pasar gas 3 kg di Kecamatan Pekalongan Barat, sebagaimana dilansir Radar Pekalongan (Jawa Pos Group), Kamis (7/12).


Selain sulit, harga gas juga terus mengalami kenaikan. Hidayah mengaku pernah membeli satu tabung gas 3 kg seharga Rp 22.000. "Rata-rata harganya sudah Rp 18.000, ada yang Rp 20.000, bahkan kemarin saya beli Rp 22.000. Tapi bagaimana lagi karena butuh saya beli walaupun harganya tinggi," akunya.


Adanya operasi pasar dinilai Hidayah sangat membantu. Untuk itu ia berharap kegiatan serupa agar dapat dilaksanakan minimal satu minggu sekali.


"Ini bisa membantu, walaupun hanya dapat satu. Harapannya kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan seminggu sekali. Warga dikasih kartu biar gampang," saran Hidayah.


Warga lainnya, Marini, warga Pasirsari menyatakan bahwa kondisi kelangkaan gas 3 kg membuat warga di wilayah Pasirsari semakin kesulitan. "Sudah banjir, gas sulit dicari, repot sekali. Kalau memang harganya mau naik, yang penting barangnya ada warga tidak masalah," keluhnya yang ditemui di lokasi yang sama.


Ambari, warga yang juga pedagang bubur ayam di komplek Stadion Hoegeng mengaku hampir putus asa. Setiap harinya, ia membutuhkan tiga tabung gas 3 kg untuk menjalankan usahanya. Dua tabung digunakan langsung, dan satu tabung digunakan sebagai cadangan. "Saya sudah hampir putus asa. Kalau enggak ada gas saya tidak jualan," ujarnya.


Pertamina bersama Pemkot Pekalongan kembali menggelar operasi pasar gas 3 kg. Operasi pasar dilaksanakan di dua titik lokasi yakni di Kantor Kecamatan Pekalongan Barat dan Kantor Kecamatan Pekalongan Utara.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore