
Waketum PSSI janji akan selesaikan masalah TMS Persebaya dan BFC.
JawaPos.com - Prahara soal Transfer Match System (TMS) antara Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC akan segera diselesaikan PSSI. Mereka akan memanggil keduanya untuk duduk bersama.
Seperti diketahui, Bhayangkara FC saat ini menggunakan akun TMS dengan nama Persebaya. Nah, di lain pihak, Bajul Ijo -julukan Persebaya- tak bisa mendaftarkan TMS untuk bursa transfer pemain asing.
Hal ini jelas harus diselesaikan secara cepat agar tak ada tim yang terkena imbasnya. Sebab, Persebaya nantinya tak bisa mendatangkan pemain asing karena TMS-nya dipakai oleh Bhayangkara FC.
"Ini bukan hal rumit tapi juga tidak boleh sembarangan karena isunya tidak hanya sekedar TMS, tapi juga terkait dengan pemain-pemain sebelumnya. Sebelumnya itu kalau saya catat adalah sejak tahun 2010-2011 ya. Saat ada dua kompetisi sebelumnya dan ada dua Persebaya," ujar Waketum PSSI, Joko Driyono.
TMS itu, lanjut dia, sebenarnya hanya bagian kecil dari sesuatu yang harus diatur. Prinsipnya, ini adalah sesuatu yang akan ditangani PSSI.
"Keduanya pasti akan kami panggil tidak hanya bicara TMS tapi juga masalah-masalh lain terkait legalitas klub dan semuanya. Ini semua harus tuntas," papar dia.
Prinsipnya PSSI akan menyelesaikan ini sebaik-baiknya. Joko menilai hal ini tak usah jadi persoalan yang rumit bagi keduanya.
Sekilas soal TMS merupakan salah satu program FIFA yang gunanya memantau pergerakan transfer pemain asing untuk klub di seluruh dunia. Akun TMS ini wajib dimiliki semua klub untuk datangkan pemain asing.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
