Sabtu, 16 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Humaniora

HUT PGRI, Jokowi: Guru Tak Tergantikan oleh Robot

| editor : 

Hari Guru Nasional 2017, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Guru Miskin, Kesejahteraan Guru

Presiden Joko Widodo (Biro Pers Istana)

JawaPos.com - Sebanyak 28 ribu guru tumpah ruah di Stadion Patriot Kota Bekasi (2/12). Bersama Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ribuan guru yang menyemut merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-72 PGRI. Perayaan ini sekaligus memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2017.

Dalam arahannya, Jokowi mengaku merasa terhormat bisa berada di tengah-tengah guru. Sebab bagi suami Iriana itu, guru adalah warga negara terhormat, profesi mulia, dan sosok yang mencerahkan bangsa. "Saya tidak mungkin berada di mimbar ini, tanpa didikan guru. Salam hormat untuk guru-guru yang sudah mendidik saya," katanya.

Kepada seluruh guru Jokowi menitip pesan, supaya menyiapkan generasi masa depan yang tanggap dan tangguh. Generasi muda yang ikut membangun martabat bangsa. Anak-anak yang bisa menguatkan identitas dan karakter Indonesia.

Hari Guru Nasional 2017, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Guru Miskin, Kesejahteraan Guru

Presiden Joko Widodo bersama Mendikbud Muhadjir Effendy, Ketua Umun PGRI Unifah Rosyidi. (Biro Pers Istana)

Jokowi mengatakan saat ini sering dibahas soal robot yang memiliki kecerdasan buatan atau intelegensi artificial. Robot ini bisa menjawab semua pertanyaan. Bahkan ada yang menyebut, ke depan guru bisa digantikan robot yang dibekali kecerdasan buatan. "Bagi saya tidak. Guru tidak akan tergantikan oleh robot," jelasnya.

Sebab guru tidak sekadar mengajari siswa. Tetapi juga menjalankan profesi kemanusiaan. Mengajarkan kepada anak-anak tentang kebenaran dan kebaikan.

Di masa perkembangan teknologi dan media sosial (medsos) saat ini, Jokowi juga berpesan supaya guru intensif mendampingi siswa. "Jangan sampai siswa belajarnya atau diajari oleh medsos," tuturnya. Siswa tidak dilarang aktif di medsos. Tetapi perlu didampingi supaya bijak memanfaatkan medsos. "Kerjasama guru, orangtua, dan lingkungan sangat penting untuk anak-anak," jelasnya.

Ketua Umun PGRI Unifah Rosyidi mengapresiasi kehadiran Presiden Jokowi. "Kepada Mendikbud (Muhadjir Effendy, red) yang mendampingi Pak Presiden, PGRI juga mengapresiasi. Semoga terus menjadi mitra yang baik," jelasnya.

Unifah mengatakan guru harus bisa jadi sosok yang menginspirasi siswa. Guru juga bisa membantu siswa untuk mengasah kreativitasnya. Untuk itu Unifah berharap guru tidak dibebani dengan banyak urusan administrasi. Seperti urusan kenaikan pangkat, pencairan tunjangan profesi guru, serta aneka persyaratan sertifikasi guru.

(wan/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP