
Wakil Ketua DPDR DKI Abraham Lunggana
JawaPos.com - Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana yang akrab disapa Haji Lulung menampik kabar adanya oknum preman yang membekingi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia justru meminta agar dilakukan investigasi untuk memastikan keberadaan preman.
"Gak ada preman tuh, mana sih yang preman? Mana? Saya mau ngomong dulu nih kategori preman apa," tegasnya saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/11).
Menurutnya, hal yang wajar jika ada satu orang yang berkewajiban sebagai kepala kelompok pedagang. Mereka biasanya mengatur ketertiban, kebersihan, hingga keamanan sekitar lokasi.
"Jangan orang dituduh, 'eh lo preman?' Padahal bapak kepala kelompok dari pedagang misalkan punya kewajiban (tapi) kaga tertib. Harus ada kepalanya gak? Harus dong, kalau gak punya namanya bukan kelompok pedagang," kata Lulung.
Sebelumnya, berdasarkan hasil investigasi dari Ombudsman, menunjukkan dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum anggota Satpol PP dalam penertiban PKL. Tak hanya dugaan pungutan liar, ada juga informasi soal kedekatan preman dengan oknum anggota Satpol PP.
Lulung pun menantang Ombudsman agar bersama-sama melakukan investigasi terhadap temuan tersebut. "Ya Ombudsman-nya siapa, ayo sama-sama dong investigasi. Tanya dong, premannya dari mana, siapa nama premannya kalo dia melakukan pemerasan atas uang itu," tukasnya.
Dia meyakini, jika diketahui keberadaan preman tersebut, tentu ada warga sekitar yang lebih dahulu melaporkan.
"Semuanya itu adalah orang-orang lingkungan yang terdekat daripada dampak orang berjualan. Tantangin dong, mana preman? Kalau preman, pasti anak lingkungan dulu yang bawa dan laporin ke polisi pasti," sambung dia.
Agar lebih jelas, kata Lulung, Tanah Abang harus dilihat dari dekat. Termasuk menanyakan langsung kepada polisi setempat. Sebab, dia sendiri mendapat jawaban dari Kapolsek bahwa tidak ada keberadaan preman di lokasi.
"Ini kata Haji Lulung, lihat Tanah Abang harus dari dekat. Kemarin investigasi dengan Kapolsek Tanah Abang, 'Pak kita bicara prioritas dulu nih ada preman gak?', Gak ada kata Kapolsek. 'Kalau ada preman ada yang meres gak? Bapak temui gak orang luar?' Gak ada. Kan Pak Kapolsek komandannya," tutur dia.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
