
Ilustrasi: Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti hasil OTT Wali Kota Cilegon
JawaPos.com - Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk berinisial T. Politikus PDI-P tersebut diciduk bersama I, istrinya. Total ada sekitar 15 orang yang diamankan oleh tim lembaga antirasuah.
“Hingga sekarang informasi yang kami terima ada sekitar 15 orang yang diamankan. Dan sebagian sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/10).
Tak hanya mengamankan 15 orang. Tim juga menyita sejumlah uang yang diduga diperuntukan sebagai suap. “Telah diamankan uang dalam bentuk mata uang rupiah,” kata Febri.
Namun Febri masih tak mau membeberkan lebih dalam terkait penangkapan baru tim lembaga antirasuah. “Tim masih di lapangan, jadi kita belum bisa memberikan informasi yang lebih rinci,” kata dia. Penangkapan sendiri dilakukan di dua lokasi, diantaranya di Jakarta dan Nganjuk, Jatim.
Menurut sumber internal di KPK, dalam operasi tangkap tangan kali ini, tim penindakan mengamankan Bupati Nganjuk Jawa Timur berinisial T.
Penangkapan terhadap T dilakukan di Jakarta. Saat ini, usai T ditangkap bersama istrinya, T kini sedang menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam, sebelum status hukumnya ditentukan oleh penyidik KPK.
Terkait penangkapan terhadap T, sebelumnya orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk tersebut diketahui sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 6 Desember 2016 lalu. Penetapan tersangka terhadap Taufiq lantaran diduga terjerat lima kasus korupsi.
Adapun beberapa kasus yang menjeratnya antara lain, kasus proyek pembangunan Jembatan Kedung Ingas, proyek rehabilitasi saluran Melilir Nganjuk, proyek perbaikan jalan Sukomoro sampai Kecubung, proyek rehabilitasi saluran Ganggang Malang, dan proyek pemeliharaan berkala Jalan Ngangkrek ke Blora di Kabupaten Nganjuk.
Atas kasus yang melilitnya, Taufiq mengajukan perlawanan hukum dengan mengajukan praperadilan. Ia pun sempat memenangkan praperadilan tersebut, sehingga kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Namun, tak lama berselang, KPK menciduknya karena diduga menerima beberapa uang suap dari kepala dinas dan kepala sekolah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022