
Novel Baswedan saat diwawancarai Jawa Pos di Singapura beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga menemui titik terang. Lima bulan lebih sudah kasus bergulir, tapi Polda Metro Jaya tak kunjung bisa mengungkap pelakunya.
Atas hal itu, Novel kini pasrah kasusnya itu bisa terungkap. “Enggak ada yang bisa diharapkan saat ini. Akhirnya sikap kami seperti itu. Termasuk sikap Novel,” ucap Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak ketika dikonfirmasi, Rabu (25/10).
Polda Metro Jaya menurut dia seakan-akan tak mau menuntaskan kasus tersebut, sehingga kata dia, Novel hanya pasrah jika pihak kepolisian akhirnya menutup penyelidikan kasus ini.
Dahnil yang sejak awal mengawal kasus itu menambahkan, dengan kondisi terkini Novel, Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK tersebut hanya fokus pada pemulihan matanya. Dahnil mengatakan, Novel sudah tidak sabar kembali memberantas para koruptor.
“Terus terang, Novel Baswedan juga hanya berusaha semoga bisa kembali pulih dan tentu dengan campur tangan Allah SWT,” kata dia.
Sementara untuk sketsa wajah terduga pelaku yang sempat dimunculkan oleh Polda Metro Jaya, menurut Dahnil hal tersebut mampu membuka mata masyarakat tentang kondisi Polri saat ini. “Setidaknya publik tahu, apakah ada produksi-produksi kebohongan yang sedang di produksi untuk menutupi fakta,” kata dia.
Dalam perkara ini kata Danhil, bukan hanya Polri yang seakan acuh dalam penuntasan penyidikan, tapi pimpinan tertinggi Negara Republik Indonesia juga ikut terbuai dalam kelalaian.
“Dari awal kami mendorong untuk dibentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta), namun hingga kini masih gelap gulita. Presiden sangat retorik, belum bekerja dalam hal ini,” tukas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
