
Andi Narogong
JawaPos.com - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong kembali digelar. Dalam perkara ini, Andi diduga juga menyuap pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), namun tak berkaitan dengan proyek e-KTP.
Hal ini terungkap ketika Jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan beberapa saksi, salah satunya adalah Nurhadi Putra. Nurhadi diketahui sebagai mantan Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Pembinaan/Pembuatan/Pengembangan Sistem, Data, Statistik, dan Informasi dan Kegiatan Pembiayaan Lain-lain BPN RI Tahun 2009.
Dalam kesaksiannya di ruang sidang, Nurhadi mengaku pernah menerima parsel dan uang dari Andi Narogong.
"Mohon maaf saya salah. Saya anggap pemberian itu kebaikan hati mereka, maka saya terima," ujar Nurhadi kepada Majelis Hakim yang dipimpin Jhon Halasan Butar Butar.
Ihwal adanya pemberian hadiah tersebut, awalnya Nurhadi menerima hadiah berupa parsel. Kemudian, pada akhir 2009 dan akhir 2010, dia menerima pemberian masing-masing sekitar Rp20 juta dari saudara kandung Andi, Dedi Prijono.
Nurhadi menerangkan, ketika itu Andi sedang mengikuti lelang pengadaan mobil di BPN. Kepada majelis hakim, Nurhadi mengakui kesalahannya. Dia menjelaskan jika uang sekitar Rp41 juta yang diterimanya telah diserahkan semuanya kepada penyidik KPK.
"Iya saya akui kesalahan saya, Yang Mulia. Saya terima (uang), saya salah," tukas Nurhadi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
