
Antoine Griezmann cs dibuat mandul meski menghadapi 10 pemain Qarabag.
JawaPos.com - Dominasi dan keperkasaan Atletico Madrid ternyata tak mampu membongkar permainan disiplin Qarabag. Bahkan, meski Qarabag harus bermain dengan 10 orang, Atletico tetap tak mampu menang pada matchday 3 Liga Champions 2017-18 di Baki Olimpiya Stadionu, Rabu (18/10).
Hasil ini tentu mengecewakan bagi Atletico. Apalagi, pelatih Diego Simeone menurunkan hampir semua pemain terbaiknya, kecuali Koke yang posisinya digantikan oleh Nicolas Gaitan. Tak cuma itu, tim tamu juga mendominasi permainan sejak awal laga.
Sepanjang pertandingan, Atletico menguasai bola hingga 57 persen, berbanding 43 milik tuan rumah. Sejumlah peluang emas pun berhasil diciptakan Atonine Griezmann dan kawan-kawan, termasuk 5 tembakan on target.
Upaya menambah daya gedor pada pertengahan babak kedua pun sudah dilakukan Simeone dengan memasukkan Fernando Torres dan Angel Correa. Namun, peruntungan Los Colchoneros tetap urung membaik.
Dewi fortuna sempat memberikan harapan semu kepada Atletico saat Qarabag terpaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-75. Striker Qarabag, Dino Ndlovu, tepaksa meninggalkan pertandingan lebih dini akibat dituding melakukan diving hingga berujung kartu kuning kedua.
Namun, masih saja Atletico tak mampu memaksilkan kesempatan tersebut. Unggul jumlah pemain hingga masa injury time berakhir pada menit keenam, Atletico tetap tak mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 menjadi penghias akhir laga.
Hasil imbang ini membuat Atletico gagal menyamai poin AS Roma yang berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup C. Atletico tertahan di urutan ketiga dengan 2 poin dari 3 laga, terpaut dua angka dari Roma yang baru akan menghadapi pemuncak grup, Chelsea, pada dini hari ini.
Sementara bagi Qarabah, hasil ini memang tak mengubah posisi mereka sebagai juru kunci dengan 1 poin. Namun, ada satu catatan sejarah yang mereka raih. Qarabag menjadi tim pertama dari Azerbaijan yang mampu meraih poin di Liga Champions.
Susunan Pemain:
Qarabag (4-2-3-1): 13-Ibrahim Sehic, 5-Maksim Mdvedev (Jakub Rzezniczak 71’), 55-Badavi Guseinov, 14-Rashad Farhad Sady, 25-Ansi Agolii, 2-Qara Qarayef, 20-Richard Almeida, 10-Pedro Henrique (Wilde-Donald Guerrier 69’), 8-Michel (Tarik Elyounoussi 85’), 11-Mahir Madatov, 9-Dino Ndlovu
Pelatih: Gurban Gurbanov
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Jan Oblak, 16-Sime Vrsaljko, 2-Diego Godin, 24-Jose Gimenez, 3-Filipe Luis; 10-Yannick Carrasco (Angel Correa), 14-Gabi, 8-Saul Niguez, 22-Nicolas Gaitan (Thomas 65’), 21-Kevin Gameiro (Fernando Torres 72’), 7-Antoine Griezmann
Pelatih: Diego Simeone

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
