
Ilustrasi e-commerce
JawaPos.com - Rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memajaki pelaku e-commerce mendapat protes keras Indonesian E-commerce Association (ideA). Kebijkan tersebut diduga bisa mematikan pelaku bisnis berbasis online ini.
Ketua Umum ideA, Aulia Ersyah Marinto mengungkapkan, di awal pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Hanya saja, mengkritisi rencana pemerintah yang ingin memungut pajak dari penjual yang ada di marketplace atau platform online tempat berjualan seperti Tokopedia, Bukalapak, Blanja.com dan sebagainya.
"Jadi misalnya ada food court, terus ada penjual siomay. Jadi dia mau tarik pajak dari penjual siomay, karena penjual siomay kemarin-kemarin enggak bayar pajak," katanya di Jakarta, Rabu (4/10).
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan jika rencana itu dilakukan, maka industri e-commerce dan marketplace akan perlahan mati. Sebab, disanalah data transaksi akan tercatat dengan lengkap.
Hal itu tentu akan membuat pedagang akan berfikir dua kali untu menjual produknya di marketplace atau e-commerce. Mereka akan memanfaatkan media sosial lain yang lebih memberi benefit dibanding harus dikenai pajak.
"Jadi ini akan membuat e-commerce-nya mati. Karena penjualnya kemudian akan pindah ke sosial media yang tidak terjangkau oleh aturan itu. Dia akan bilang, lebih bagus saya jual di sosial media saja daripada saya jualan di e-commerce," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
