
Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
JawaPos.com - Laporan terhadap Ketua KPK Agus Rahardjo di Bareskrim Mabes Polri ternyata diduga saran dari mantan Pengacara Komjen Pol Budi Gunawan, Fredrich Yunadi. Namun juru bicara komisi antirasuah itu, Febri Diansyah, pihaknya belum mengetahui informasi tersebut.
"Kami belum dengar soal itu. Yang kami dengar ada pelaporan," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/10).
Dia mengatakan, apapun laporan terhadap oknum di KPK, pihaknya akan tetap bekerja secara maksimal. Menurut Febri, hal-hal seperti tersebut pun biasa dihadapi KPK.
"Jadi sejak awal, KPK punya sejarah panjang mengenai hal-hal seperti itu. Jadi kami akan tetap fokus pada pelaksanaan tugas utama yang diberikan kepada KPK," tegasnya.
Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu juga menyakini bahwa Polri akan profesional memproses laporan yang ada. Menurutnya pun, baik KPK, Polri dan Kejaksaan memiliki komitmen yang sama.
Pasalnya, kata Febri, ada persoalan yang sangat serius saat ini dan harus diselesaikan. Yaitu korupsi yang marak di banyak tempat. "Dan itu yang perlu menjadi prioritas bersama. Kami percaya dengan profesionalitas Kepolisian dan Kejaksaan," pungkas Febri.
Diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Pelaporan dilakukan oleh Madun Hariyadi pada Senin (2/10) kemarin.
Madun yang merupakan warga Cipayung, Jakarta Timur itu melaporkan Agus dengan dugaan melakukan korupsi pengadaan IT, Radio Trunking, mesin induk MTU beserta suku cadangnya.
Kemudian pembangunan ISS dan BAS Gedung Baru KPK APBN 2016, pembangunan IT Security System gedung baru KPK APBN 2016, perangkat sistem layanan berbasis lokasi APBN 2016, dan pembangunan jaringan infrastruktur eksternal APBN 2016.
Ternyata, Fredrich lah yang memberi saran supaya Madun lebih baik melaporkan ke Bareskrim mengenai dugaan korupsi terkait tender tujuh proyek yang dilakukan KPK. Adapun dia merupakan mantan kuasa hukum Madun dan Komjen Pol Budi Gunawan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
