Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 September 2017 | 21.41 WIB

Bagus Prasetyo, Kiper yang Gawangnya Paling Banyak Dibobol Persebaya

Bagus Prasetyo (merah) saat mencoba menghentikan tendangan bebas Misbakhus Solikin - Image

Bagus Prasetyo (merah) saat mencoba menghentikan tendangan bebas Misbakhus Solikin

JawaPos.com - Bagus Prasetyo mencatatkan rekor musim ini sebagai penjaga gawang yang paling banyak dibobol Persebaya Surabaya. Penjaga gawang muda asal Bojonegoro ini kebobolan sembilan gol dalam kurun waktu sembilan hari bersama dua klub yang berbeda.


Kamis (14/9), Bagus datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bersama timnya Persinga Ngawi. Mereka menantang Persebaya pada pekan terakhir Grup 5 kompetisi Liga 2 2017. Hasilnya Bagus kebobolan empat gol. Keempat gol Persebaya dicetak Sidik Saimima, Irfan Jaya, Misbakhus Solikin, dan Ricky Kayame.


Selang delapan hari kemudian Bagus kembali ke Stadion GBT untuk menghadapi Persebaya. Kali ini dia memperkuat PSBS Biak dengan status pinjaman dari Persinga. Manajemen PSBS memutuskan untuk meminjam Bagus karena kiper utama Selsius Gebze mengalami cedera.


Sayang gawang Bagus kembali menjadi bulan-bulanan pemain Persebaya. Bahkan jumlah golnya pun bertambah karena Persebaya menang lima gol tanpa balas lawan PSBS, Jumat (22/9) kemarin. Solikin dan Irfan Jaya mencetak brace. Sedangkan satu gol lainnya diceploskan Ricky Kayame.


Total sembilan gol sudah dilesakkan pemain Persebaya ke gawang yang dikawal mantan kiper Perseru Serui U-21 tersebut. Bukan tidak mungkin jumlah itu akan bertambah mengingat PSBS masih akan bertemu Persebaya di Stadion GBT, Minggu (8/10) mendatang.


Meski sudah dibobol sembilan gol oleh pemain-pemain Persebaya, Bagus dianggap sebagai salah satu kiper yang berpotensi di Indonesia. Apalagi usianya masih 22 tahun. "Dia punya dasar dan teknis yang baik. Caranya membaca permaianan juga bagus," puji Pelatih Persinga Ngawi Fachrudin kepada JawaPos.com.


Fachrudin menceritakan bahwa dirinya kali pertama menurunkan Bagus pada pertandingan melawan Martapura FC, 27 Agustus lalu. Saat itu gawang yang dikawal Bagus dibobol empat gol oleh Qischil Gandrum Minny dan kawan-kawan.


"Meski kalah posisi gol Martapura memang bola-bola sulit. Jadi bukan karena kesalahan kiper. Saat lawan Persebaya lini belakang Persinga keropos. Sehingga kiper juga tidak bisa disalahkan meski kebobolan banyak gol," bela Fachrudin.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore