Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Mei 2026 | 01.28 WIB

Kenaikan BI Rate Berdampak pada Cicilan KPR, Gen Z Makin Tertekan

SEDANG DIBANGUNG: Rumah subsidi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

SEDANG DIBANGUNG: Rumah subsidi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kenaikan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen bakal berdampak pada cicilan kredit pembiayaan rumah (KPR). Kondisi ini membuat Gen Z makin khawatir dalam menyiapkan rumah pertama.

Sebab, bunga KPR) berpotensi naik sehingga cicilan makin mahal di tengah harga rumah yang terus melambung.

Menurut Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M Rizal Taufikurahman, kenaikan suku bunga acuan biasanya akan diikuti penyesuaian bunga KPR secara bertahap.

Akibatnya, cicilan rumah jadi lebih mahal dan kemampuan membeli rumah semakin tertekan.

Terlebih dalam kondisi saat ini, tantangan Gen Z sebenarnya bukan hanya bunga kredit saja, tetapi juga harga rumah yang terus naik.

Pendapatan yang terbatas dan biaya hidup yang semakin tinggi juga jadi hambatan utama.

"Akibatnya, banyak generasi muda berpotensi menunda membeli rumah dan memilih menyewa lebih lama atau mencari hunian di wilayah penyangga yang lebih terjangkau," ujarnya kepada Jawapos.com, Selasa (20/5).

Meski begitu, Rizal mengatakan, yang perlu diperhatikan dari langkah BI menaikkan suku bunga acuan adalah untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.

Tujuannya agar tekanan ekonomi tidak menjadi lebih berat bagi masyarakat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore