
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara. (Nurul Fitriana/Jawapos)
JawaPos.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara memastikan aturan terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan akan terbit akhir Juli 2025 atau pekan depan. Adapun saat ini, kata dia, progresnya sudah mencapai 90 persen.
"Itu sedang kita bahas, ya sudah 90 persen lah. Harusnya minggu depan ya, minggu depan harusnya bisa. Karena memang kan kami sudah berkomitmen, bulan Juli akhir itu sudah selesai, berarti minggu depan lah," kata Ara saat ditemui di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/7).
Dia menjelaskan, dalam aturan tersebut nantinya akan diberisi sejumlah ketentuan detail, terkait jumlah plafon, bunga yang dikenakan hingga siapa yang bisa mendapatkan KUR perumahan.
"Yang bisa mendapatkan itu siapa, profesi apa. Kemudian plafonnya berapa, jumlahnya berapa dan bisa berapa lama, bunganya berapa. Itu sedang kita bahas," tambahnya.
Ara juga mengatakan, aturan itu nantinya akan menjadi mitigasi. Utamanya, dari kualitas kredit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia yang memburuk dengan NPL mencapai 3,24 persen per Mei 2025.
Namun ia menilai, program KUR Perumahan ini menjadi bentuk komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus UMKM di sektor perumahan dan menciptakan usaha rakyat.
"Saya yakin KUR Perumahan akan mendongkrak ekonomi secara masif, dan bisa membuat tingkat ekonomi masyarakat naik kelas. KUR khusus Perumahan ini adalah yang pertama diluncurkan pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Lebih lanjut, Ara mengungkapkan pada rapat yang dipimpin oleh Menko Perekonomian tersebut, Menteri PKP telah mengusulkan beberapa inisiatif terkait kebijakan perumahan yang sedang berproses.
Untuk itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak khususnya Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan serta Kementerian dan lembaga lainnya agar KUR Perumahan bisa berjalan dengan baik. Ke depan, ia ingin agar sosialisasi KUR Perumahan bisa efektif dan masif.
"Karena kami kan mau itu tepat sasaran, NPL-nya juga jangan, kalau bisa jangan ada NPL, kemudian juga Ibu Menteri Keuangan selalu berpesan bisa membuat melompat gitu ya, naik kelas gitu ya, dan juga penuh menciptakan UMKM-UMKM kita itu naik kelas," tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
