
Direktur Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi (kanan), Direktur Pakuwon Group Fenny (tengah) dan GM Marketing Pakuwon Group Liliani Harsono (kiri) meninjau maket proyek pembangunan. (Puguh/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pakuwon Group tetap menunjukkan performa yang kuat di tengah tantangan industri pusat perbelanjaan. Meski banyak pengelola mall yang mengeluhkan penurunan kinerja, Pakuwon justru melanjutkan ekspansinya dengan meresmikan Pakuwon City Mall (PCM) 3. Mereka optimis bahwa retail offline akan tetap bersinar di masa depan.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menjelaskan bahwa pembukaan PCM 3 merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi mereka sebagai pengembang superblok di Surabaya Timur.
"Pertama kali, mall ini dibangun dengan sebutan East Coast Center dengan luas 19 ribu meter persegi untuk menjadi fasilitas bagi Pakuwon City. Awalnya, sebagian besar tenant berfokus pada kebutuhan sehari-hari," jelasnya di Surabaya, Rabu (23/10).
Selama pandemi, PCM 2 dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan bagi seluruh warga Surabaya Timur. Kini, dengan hadirnya PCM 3, luas total area yang dapat disewakan di kawasan tersebut mencapai 50 ribu meter persegi. Ekstensi terbaru ini telah siap beroperasi dengan tingkat okupansi mencapai 99 persen.
Dalam pengembangan PCM 3, Pakuwon berfokus pada tenant-tenant baru yang mulai muncul pasca pandemi, seperti tenant activewear dan hiburan keluarga.
"Tahun depan, kami akan membangun PCM 4 dengan luas total 40 ribu meter persegi. Dengan itu, PCM bisa lebih luas daripada Royal Plaza," tambahnya.
Mengenai kekhawatiran akan deflasi dan kelesuan industri retail, Sutandi menegaskan bahwa rencana mereka tidak akan berubah. Menurutnya, pusat retail modern masih memiliki daya tarik tersendiri.
Meski belanja online berkembang pesat saat pandemi, banyak tenant yang tetap melihat mall sebagai tempat yang strategis untuk menjangkau konsumen. "Contohnya tenant kami, Sociolla. Meski dimulai dari bisnis online, 80 persen penjualannya tetap berasal dari offline," terangnya.
Fenny Loisa, Direktur Pakuwon Group, menambahkan bahwa pengembangan PCM 3 membutuhkan investasi senilai Rp 1,1 triliun. Ia berharap, mall ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan (recurring income) bagi perusahaan.
Dengan tambahan ini, total area yang disewakan Pakuwon mencapai 836 ribu meter persegi di seluruh jaringan pusat perbelanjaan mereka.
"Kami menargetkan bisa mencapai 1,081 juta meter persegi area yang dapat disewakan. Kontribusi bisnis recurring income terhadap pendapatan kami pun meningkat, dari 50 persen menjadi 75 persen," jelasnya.
Selain itu, Pakuwon juga memanfaatkan momentum dengan menggelar pameran properti di PCM. General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, menyebutkan bahwa pameran ini diharapkan bisa mendongkrak penjualan properti, khususnya untuk apartemen Tower Bella yang berada di atas PCM 3.
"Dengan status yang sudah terbangun, kami berharap konsumen lebih terdorong membeli sebelum periode PPNDTP berakhir di akhir tahun," ungkapnya. Saat ini, 45 persen unit masih tersedia untuk dijual.
Di sisi lain, General Manager Pakuwon City Mall, Lily Tanaya, menyatakan komitmen untuk menjaga kinerja mall melalui penambahan fasilitas baru. Salah satu strateginya adalah dengan mengadakan berbagai event yang dapat menarik minat pengunjung.
"Dalam satu tahun, kami rutin menggelar tujuh acara besar yang terbukti meningkatkan kunjungan dan penjualan tenant kami," jelasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
