
Ilustrasi gathering properti. (Billy/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tren properti di Surabaya terus mengikuti Jakarta. Kali ini, developer Surabaya mulai mencoba menjual aparthouse. Harapannya hal tersebut bisa menjaring generasi muda yang saat ini belum menjadikan hunian sebagai skala prioritas.
CEO Graha Agung Kencana Group Nurhadi mengatakan, tren perumahan memang berubah seiring pergeseran konsumen. Untuk generasi milenial ke bawah, ada beberapa permintaan yang akhirnya harus dipenuhi oleh pihak developer. ''Pengamatan saya, generasi muda itu beli ponsel Rp 40 juta bisa. Tapi, beli rumah tanpa DP pun mereka pikir-pikir,'' jelasnya di Surabaya kemarin (26/2).
Hal tersebut akhirnya menjadi pertimbangan bagi pihaknya untuk merancang konsep hunian baru. Yakni, apartemen tapak atau biasa disebut aparthouse. Menurutnya, konsep hunian tersebut cocok bagi anak muda tanah air. Sebab, mereka biasanya tak memerlukan ruang yang terlalu luas di dalam rumah. Namun, mereka juga masih ingin memiliki lahan sendiri bukannya apartemen.
Karena itu, pihaknya mencoba mengubah haluan dengan menggarap hunian dua lantai dengan luas lahan 40-60 m. Dengan begitu, lantai satu bakal difokuskan untuk carport dan ruang tamu. Sedangkan, kamar tidur bakal dibangung di lantai dua. ''Yang paling penting, harga rumah yang kami jual bisa serendah Rp 400 juta. Tahun ini mau cari rumah di bawah satu miliar di Surabaya sudah tak mungkin kecuali produk ini,'' paparnya.
Dia tak menampik, selama ini produk properti yang digarap memang untuk menengah ke atas. Sebab, biaya lahan untuk wilayah Surabaya sudah terlalu tinggi. Sehingga, jika dibangun dengan konsep konvensional berupa rumah satu lantai 80-100 meter persegi, harganya sudah pasti tembus Rp 1 miiar.
Karena itu, konsep rumah kompak alias aparthouse diharapkan bisa menemui tingkat kemampuan kelompok konsumen di usia 20-35 tahun. Saat ini, dia mengaku sudah memetakan sekitar seribu unit untuk dikembangkan dalam dua cluster besar. Namun, mengawali tahun ini dia mencoba menjual 100 unit. ''Dalam pemilihan unit pekan lalu, produk kami laku terjual. Harapannya, seribu ini bisa kamu jual semua tahun ini,'' paparnya. (bil)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
