Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 21.16 WIB

Developer Surabaya Mulai Kembangkan Aparthouse

Ilustrasi gathering properti. (Billy/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi gathering properti. (Billy/Jawa Pos)

JawaPos.com - Tren properti di Surabaya terus mengikuti Jakarta. Kali ini, developer Surabaya mulai mencoba menjual aparthouse. Harapannya hal tersebut bisa menjaring generasi muda yang saat ini belum menjadikan hunian sebagai skala prioritas.

CEO Graha Agung Kencana Group Nurhadi mengatakan, tren perumahan memang berubah seiring pergeseran konsumen. Untuk generasi milenial ke bawah, ada beberapa permintaan yang akhirnya harus dipenuhi oleh pihak developer. ''Pengamatan saya, generasi muda itu beli ponsel Rp 40 juta bisa. Tapi, beli rumah tanpa DP pun mereka pikir-pikir,'' jelasnya di Surabaya kemarin (26/2).

Hal tersebut akhirnya menjadi pertimbangan bagi pihaknya untuk merancang konsep hunian baru. Yakni, apartemen tapak atau biasa disebut aparthouse. Menurutnya, konsep hunian tersebut cocok bagi anak muda tanah air. Sebab, mereka biasanya tak memerlukan ruang yang terlalu luas di dalam rumah. Namun, mereka juga masih ingin memiliki lahan sendiri bukannya apartemen.

Karena itu, pihaknya mencoba mengubah haluan dengan menggarap hunian dua lantai dengan luas lahan 40-60 m. Dengan begitu, lantai satu bakal difokuskan untuk carport dan ruang tamu. Sedangkan, kamar tidur bakal dibangung di lantai dua. ''Yang paling penting, harga rumah yang kami jual bisa serendah Rp 400 juta. Tahun ini mau cari rumah di bawah satu miliar di Surabaya sudah tak mungkin kecuali produk ini,'' paparnya.

Dia tak menampik, selama ini produk properti yang digarap memang untuk menengah ke atas. Sebab, biaya lahan untuk wilayah Surabaya sudah terlalu tinggi. Sehingga, jika dibangun dengan konsep konvensional berupa rumah satu lantai 80-100 meter persegi, harganya sudah pasti tembus Rp 1 miiar.

Karena itu, konsep rumah kompak alias aparthouse diharapkan bisa menemui tingkat kemampuan kelompok konsumen di usia 20-35 tahun. Saat ini, dia mengaku sudah memetakan sekitar seribu unit untuk dikembangkan dalam dua cluster besar. Namun, mengawali tahun ini dia mencoba menjual 100 unit. ''Dalam pemilihan unit pekan lalu, produk kami laku terjual. Harapannya, seribu ini bisa kamu jual semua tahun ini,'' paparnya. (bil)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore