
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara soal OTT KPK yang menyasar Kementerian ATR/BPN, Jumat (18/9).
JawaPos.com - Lembaga Vox Politica Research merilis hasil survei nasional terbarunya. Dalam survei itu mereka memotret persepsi masyarakat terhadap kinerja Menteri Kabinet Merah Putih serta Ketua Umum maupun Ketua Harian partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Survei tersebut mencatat sejumlah pandangan kritis dari responden, baik terkait efektivitas kerja kementerian maupun kemampuan pimpinan partai dalam mengarahkan partainya mendukung program pemerintah. Serta menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan di DPR.
Direktur Eksekutif Vox Politica Research Fadhly Alimin Hasyim mengatakan persepsi masyarakat terhadap pejabat publik tidak semata-mata berkaitan dengan sosok atau figur. Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang turut menjadi perhatian publik.
“Hasil survei perlu ditempatkan sebagai masukan dan bahan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan maupun partai politik, bukan sebagai vonis terhadap individu tertentu,” kata Fadhly Alimin Hasyim kepada wartawan, Senin (28/9).
Dalam pertanyaan top of mind (negative salience) mengenai menteri yang kinerjanya dinilai paling tidak memuaskan menurut responden sosok Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang muncul. Nusron memperoleh angka 41,5 persen sebagai menteri paling tidak memuaskan.
Selanjutnya, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berada pada angka 17 persen, Menteri HAM Natalius Pigai 13 persen, Menteri Imipas Agus Andrianto 10 persen, Menteri PAN-RB Rini Widyantini 7 persen, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana 5,5 persen, dan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi 4 persen. Sementara itu, sebanyak 2 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Survei tersebut juga menggali alasan responden merasa tidak puas terhadap kinerja para menteri yang disebutkan. Sebanyak 41,5 persen mengaitkannya dengan potensi korupsi, 31,5 persen menyebut program yang dinilai belum terasa di masyarakat, 27,5 persen menilai kebijakan kurang tepat, 15,5 persen menyoroti komunikasi yang buruk, dan 12,5 persen menyebut pejabat dinilai tidak responsif.
Fadhly mengatakan hasil tersebut menunjukkan sejumlah aspek yang menjadi perhatian masyarakat dalam mengevaluasi kinerja pejabat publik.
“Data ini memperlihatkan bahwa responden memberikan perhatian serius terhadap integritas diri menteri dan seberapa jauh program pemerintah memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Ketepatan kebijakan, komunikasi, dan responsivitas juga menjadi bagian dari evaluasi publik,” jelas Fadhly.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022