Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 September 2026 | 17.00 WIB

Relawan Gibran Soroti Sikap Diam Parpol Koalisi soal Isu Ijazah: Terkesan Main Aman

Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Relawan pendukung Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang tergabung dalam jaringan nasional Gibranku menyoroti sikap partai politik koalisi pendukung pemerintah yang dinilai minim memberikan pembelaan di tengah kembali mencuatnya isu mengenai ijazah Gibran. Pasalnya, sejumlah pihak termasuk Denny Indrayana menggugat ijazah SLTA Gibran ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mereka menilai sejumlah partai politik yang berada di barisan pendukung pemerintah cenderung mengambil sikap berhati-hati atau "main aman" ketika isu tersebut kembali menjadi perhatian publik.

Ketua Umum Gibranku Ananta Agung Junaedy mengatakan, kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi solidaritas politik di antara pihak-pihak yang selama ini berada dalam barisan yang sama. Ia menilai, dukungan seharusnya tidak hanya terlihat ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga ketika tokoh yang didukung menghadapi berbagai persoalan di ruang publik.

Loyalitas politik semestinya tidak berhenti pada kepentingan kampanye, pembagian posisi maupun penentuan peran strategis. Menurut dia, komitmen tersebut juga perlu ditunjukkan ketika figur yang didukung menghadapi tekanan.

"Kami di akar rumput terus bergerak dan pasang badan, namun kami melihat hampir tidak ada pembelaan yang proporsional dari partai politik yang selama ini berdiri di barisan yang sama. Sangat disayangkan jika kalkulasi politik membuat kawan-kawan koalisi terkesan 'main aman' dan membiarkan tokohnya diserang sendirian," kata Agung kepada wartawan, Senin (28/9).

"Kami ingin mengingatkan kembali kepada partai politik: kesetiaan itu diuji saat ada badai, bukan hanya saat laut sedang tenang," sambungnya.

Ia menyampaikan tiga harapan kepada partai politik yang berada dalam koalisi pendukung pemerintah. Pertama, relawan meminta adanya konsistensi dalam memberikan klarifikasi dan pembelaan terhadap informasi yang mereka nilai tidak benar.

"Partai politik tidak hanya perlu hadir ketika menikmati hasil dari kerja politik bersama, tetapi juga ikut mengambil tanggung jawab ketika muncul isu yang menyasar figur yang didukung," tegasnya.

Kedua, Gibranku menekankan pentingnya menjaga martabat serta kepercayaan dalam hubungan politik. Menurutnya, koalisi yang kuat membutuhkan sikap saling mendukung, terutama ketika salah satu pihak menghadapi tekanan di ruang publik.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore