
Penjabat (Pj) Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah.
JawaPos.com - Penjabat (Pj) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Yuri Kemal Fadlullah, mendorong agar revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) menjadi titik awal pembenahan sistem pemilu agar lebih adil, demokratis, serta mampu menghargai setiap suara yang diberikan masyarakat.
Yuri menekankan, salah satu persoalan yang masih muncul dalam pelaksanaan pemilu adalah banyaknya suara sah pemilih yang tidak berujung pada keterwakilan politik di parlemen akibat penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
"Setiap suara rakyat memiliki nilai yang sama. Karena itu, revisi Undang-Undang Pemilu harus mampu memastikan tidak ada suara masyarakat yang hilang begitu saja hanya karena partai politik belum memenuhi ambang batas parlemen," kata Yuri kepada wartawan, Jumat (7/8).
Ia menegaskan, pembahasan revisi UU Pemilu seharusnya membuka ruang bagi berbagai pandangan, termasuk aspirasi dari partai-partai non-parlemen yang tetap memiliki dukungan nyata dari masyarakat.
Menurut Yuri, salah satu gagasan yang layak dipertimbangkan ialah menghadirkan mekanisme yang memungkinkan partai politik membangun kerja sama atau menggabungkan kekuatan politik setelah hasil pemilu ditetapkan. Dengan cara tersebut, suara yang diperoleh partai-partai tersebut tetap dapat memiliki nilai representatif dalam sistem ketatanegaraan.
"Esensi yang harus dijaga adalah bagaimana suara rakyat tetap dihormati. Jangan sampai jutaan suara sah yang telah diberikan masyarakat kehilangan makna politik hanya karena mekanisme konversi kursi yang berlaku saat ini," ujarnya.
Ia berpandangan, mekanisme tersebut dapat menjadi solusi yang menyeimbangkan kebutuhan penyederhanaan sistem kepartaian dengan prinsip keadilan dalam demokrasi. Melalui skema itu, partai-partai yang memiliki kesamaan visi dan platform politik dapat menjalin kerja sama secara konstitusional setelah hasil pemilu ditetapkan.
"Model seperti ini dapat mendorong konsolidasi politik secara alamiah. Penyederhanaan partai tidak dilakukan melalui penghilangan suara rakyat, tetapi melalui proses penguatan dan penggabungan kekuatan politik yang memiliki legitimasi dari pemilih," jelasnya.
Yuri berharap DPR bersama pemerintah melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses penyusunan revisi UU Pemilu. Menurutnya, partai non-parlemen, kalangan akademisi, penyelenggara pemilu, hingga organisasi masyarakat sipil perlu diberi ruang untuk menyampaikan pandangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022