
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah. (Istimewa)
JawaPos.com - Sejumlah partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) kembali membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu melalui forum focus group discussion (FGD). Agenda tersebut difokuskan pada upaya penyelamatan jutaan suara rakyat dengan mendorong penurunan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT).
Diskusi itu menghadirkan sejumlah pakar hukum tata negara, di antaranya mantan Menko Polhukam Mahfud MD, serta Guru Besar Fakultas Hukum UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar.
Selain itu, hadir pula Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, serta sejumlah pengurus dari PPP, PKN, PBB, Partai Ummat, dan Partai Berkarya.
FGD bertajuk “Dinamika Parliamentary Threshold dan Masa Depan Demokrasi Representatif Indonesia” tersebut digelar di Kantor Sekretariat Bersama GKSR, Menteng, Jakarta, Senin (11/5).
"Sekber GKSR ini akan kita terus hidupkan. Hari ini kita mengundang Pak Mahfud MD untuk membahas Parliamentary Threshold (PT). Kita akan mendengar masukan, bgaimana agar seharusnya tidak ada satu suara pun yang hilang," kata OSO saat membuka acara.
Dalam kesempatan itu, OSO menyoroti berbagai usulan terkait besaran parliamentary threshold yang berkembang di parlemen. Menurutnya, ada pihak yang mengusulkan kenaikan PT hingga 5 sampai 7 persen, sementara sebagian lainnya menghendaki ambang batas 0 persen.
GKSR memandang keberadaan parliamentary threshold berpotensi menyebabkan jutaan suara rakyat terbuang, mempersempit representasi politik, memperkuat dominasi partai besar, serta menghambat regenerasi politik nasional.
"Demokrasi tak boleh berubah menjadi kompetisi tertutup, kartel elit, dan arena eksklusif partai mapan. Jangan sampai, demokrasi kita memberi hak memilih kepada rakyat, tapi tak memberi hak untuk diwakili," tegas OSO.
Sebagai alternatif, GKSR mengusulkan penerapan Fraksi Threshold dibandingkan memperluas penerapan PT hingga tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
