
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. (YT Setpres)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) menggantikan posisi Hanif Faisol Nurofiq, pada Senin (27/4). Penunjukan tersebut menambah daftar tokoh nonpartai yang dipercaya mengisi posisi strategis di pemerintahan.
Nama Jumhur Hidayat bukan sosok baru di dunia aktivisme, pemerintahan, maupun pergerakan buruh. Sepak terjangnya terbilang panjang dan berwarna, mulai dari aktivis kampus, pemimpin organisasi buruh, hingga pejabat negara.
Pria kelahiran Bandung, 18 Februari 1968 itu dikenal aktif sejak masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung. Saat menjadi mahasiswa, Jumhur terlibat dalam berbagai gerakan mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan pemerintah pada masa Orde Baru.
Pada 1989, ia bahkan sempat dipenjara karena ikut dalam aksi mahasiswa yang menolak kedatangan Menteri Dalam Negeri saat itu, Rudini. Selain itu, Jumhur juga aktif dalam aksi pembelaan terhadap petani serta menentang penggusuran tanah rakyat, termasuk dalam kasus Kacapiring dan Cimacan.
Tak hanya di gerakan mahasiswa, Jumhur juga dikenal kuat di sektor perburuhan. Ia ikut memimpin gerakan buruh sebagai Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.
Aktivitasnya di dunia ketenagakerjaan diperkuat dengan mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo). Ia juga menjadi ketua umum organisasi tersebut hingga 2012.
Bahkan, Jumhur tercatat sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) periode 2022-2027. Di pemerintahan, Jumhur pernah dipercaya menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 11 Januari 2007 hingga 11 Maret 2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam posisi itu, Jumhur disebut menangani isu perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Sementara di dunia politik, Jumhur sempat bergabung dengan Partai Daulat Rakyat pada Pemilu 1999.
Ia tercatat menjabat sebagai sekretaris jenderal partai tersebut. Namun setelah partainya gagal dalam Pemilu Legislatif 2004, Jumhur memilih kembali fokus pada gerakan sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022