
Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka merespons permintaan Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terkait usulan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Gibran menegaskan, usulan tersebut tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyatakan, pemerintah sangat menghargai masukan yang disampaikan JK
terkait usulan untuk menaikkan harga BBM di tengah ketidakpastian global.
"Namun, mohon maaf hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil," kata Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4).
Gibran menyatakan, agenda pemerintah saat ini bertekad untuk melakukan efisiensi dan refocusing anggaran. Hal itu penting untuk melindungi masyarakat lapisan bawah agar tidak terbebani efek berantai dari kenaikan harga BBM, seperti kenaikan harga bahan pokok, biaya transportasi, dan lain-lain.
Selain itu, pemerintah juga menggalakkan akselerasi transisi menuju penggunaan kendaraan listrik dan energi terbarukan juga terus didorong.
"Hari ini Bapak Presiden melakukan kunjungan ke Magelang untuk meresmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik, sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah," imbuhnya.
Sebelumnya, usulan untuk menaikkan harga BBM disampaikan oleh Jusuf Kalla (JK) pada Rabu (1/4). JK mengungkit masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat dirinya menjabat sebagai Wapres RI, menaikkan harga BBM pada 2005-2006, untuk mengurangi pemakaian BBM.
“Ya, kalau mau seperti dahulu yang kita lakukan pada 2005–2006, saat krisis, yaitu dengan menaikkan harga. Supaya dengan harga naik, otomatis orang mengurangi pemakaian BBM. Mereka tidak pergi ke mana-mana jika tidak perlu. Itu bisa mengurangi setengah pemakaian BBM. Tetapi kalau diberikan harga murah, orang akan seenaknya,” tuturnya.
Meski demikian, JK juga tetap mendorong masyarakat untuk kompak melakukan penghematan energi. Ia mendorong masyarakat untuk bersama-sama menggunakan transportasi umum.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
