
Tim penyelamat Israel mencari orang hilang di tengah reruntuhan bangunan perumahan sehari setelah dihantam rudal Iran di Haifa, Israel, Senin, 6 April 2026. (Foto AP/Ariel Schalit)
JawaPos.com - Konflik di Timur Tengah kini semakin menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk parlemen Indonesia.
Anggota Komisi II DPR Azis Subekti menilai dampak perang tidak lagi bersifat lokal, melainkan telah menjalar ke seluruh dunia.
Ia menegaskan, kondisi global saat ini berada dalam situasi yang rapuh akibat eskalasi konflik yang terus meluas.
“Dunia hari ini seperti berjalan di tepi jurang yang tidak terlihat. Dentuman rudal, ledakan drone penyerang mungkin hanya terdengar di Timur Tengah, tetapi getarannya sampai ke dapur-dapur rumah tangga di seluruh dunia,” kata Azis kepada wartawan, Kamis (9/4).
“Kita hidup di zaman ketika satu keputusan militer di satu kawasan bisa mengubah harga beras, ongkos transportasi, bahkan harapan hidup seseorang di tempat yang jauh,“ lanjutnya.
Ia mengatakan, masyarakat global kini dipaksa menerima realitas yang seharusnya tidak pernah dianggap normal, yakni perang yang terus berulang.
Menurutnya, pendekatan emosional harus digantikan dengan analisis berbasis data agar publik memahami betapa besar dampak ekonomi yang ditimbulkan.
“Dan di tengah semua itu, kita dipaksa menerima sesuatu yang seharusnya tidak pernah menjadi normal, perang," tegasnya.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu memaparkan, dalam konflik yang melibatkan kekuatan besar dunia, biaya perang meningkat secara drastis dalam waktu singkat.
Ia menyebutkan, hanya dalam beberapa hari pertama, pengeluaran militer telah mencapai angka yang sangat besar dan berpotensi terus membengkak.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
