
Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI)
JawaPos.com - Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf menuding Amerika Serikat (AS) telah melanggar tiga poin penting dalam proposal 10 poin yang diajukan Teheran menjelang rencana perundingan, serta menilai kelanjutan dialog menjadi tidak masuk akal.
Seperti dilansir dari Anadolu, melalui pernyataan di platform X, Qalibaf menegaskan bahwa ketidakpercayaan historis yang mendalam Iran terhadap AS berakar dari pelanggaran berulang terhadap semua bentuk komitmen, sebuah pola yang sayangnya telah terulang sekali lagi.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya presiden AS menyebut proposal Iran sebagai ‘dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi dan bisa menjadi kerangka kerja utama untuk pembicaraan. Namun, menurutnya, tiga klausul dari proposal telah dilanggar sejauh ini.
Qalibaf merinci pelanggaran pertama sebagai “ketidakpatuhan terhadap gencatan senjata di Lebanon,” yang disebutnya seharusnya sebagai gencatan senjata segera di mana-mana, termasuk Lebanon dan wilayah lain, berlaku segera.
Pelanggaran kedua, lanjutnya, adalah masuknya drone yang melanggar wilayah udara Iran, yang dihancurkan di kota Lar di Provinsi Fars, yang ia nilai sebagai pelanggaran nyata terhadap klausul yang melarang pelanggaran lebih lanjut terhadap wilayah udara Iran.
Sementara itu, pelanggaran ketiga disebut sebagai penolakan hak Iran untuk pengayaan uranium, yang termasuk dalam klausul keenam kerangka kerja tersebut.
Qalibaf menegaskan bahwa dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi telah dilanggar secara terbuka dan jelas, bahkan sebelum negosiasi dimulai. “Dalam situasi seperti itu, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidaklah masuk akal,” ujarnya.
Sebelumnya, setelah mediasi Pakistan, Presiden AS Donald Trump pada Selasa (7/4) mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran. Ia menyatakan bahwa Teheran telah mengajukan proposal 10 poin yang dinilai “dapat diterapkan” sebagai dasar perundingan.
Pengumuman tersebut disampaikan kurang dari dua jam sebelum batas waktu yang beberapa kali diperpanjang oleh Trump, yang menuntut Iran membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan, atau menghadapi ancaman kehancuran seluruh peradaban.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
