
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah. (Ridwan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Banggar DPR RI) Said Abdullah buka suara soal terpilihnya Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurutnya, pemilihan Wakil Menteri Keuangan yang kerap disapa Tommy itu tidak ada kaitannya dengan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Said menilai bahwa penetapan Tommy sebagai Deputi Gubernur BI dan meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Menteri Keuangan adalah karena memang kemampuannya di bidang moneter.
"Akan sangat mumpuni Tommy di sana (BI). Percaya deh," kata Said Abdullah di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa (27/1).
Lebih lanjut, Said juga menegaskan penetapan Tommy sebagai Deputi Gubernur BI tidak ada kaitannya dengan praktik KKN, meskipun memang dia merupakan seorang keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai, seluruh pihak memang harus memberi kepercayaan dulu terhadap sosok Tommy yang akan menjabat sebagai petinggi BI. Jika sejak awal tidak ada kepercayaan yang diberikan, kata dia, justru nanti akan kerepotan.
Tidak dibeberkan kerepotan perihal apa, tetapi Said Abdullah menyebut bahwa kepercayaan yang terukur hingga integritas Tommy yang terjaga bisa membuat pikiran soal praktik KKN bisa terlampaui.
"Ini bukan soal KKN. Soal trust. Untuk membangun sesuatu itu kalau tidak ada trust, kita kan akan kerepotan. Yang penting kita punya trust, kemudian terukur, integritasnya terjaga, maka saya pikir itu KKN-nya sudah bisa dilewati," tukasnya.
Sebelumnya, kursi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akhirnya terisi. Komisi XI DPR RI secara resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI setelah melalui proses fit and proper test. Keputusan itu diumumkan langsung Ketua Komisi XI DPR RI, M. Misbakhun, usai rapat internal di Gedung DPR, Senin (26/1).
Thomas terpilih mengungguli dua kandidat lain, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Solikin M. Juhro.
"Dalam rapat internal Komisi XI bahwa diputuskan yang menjadi Deputi Gubernur BI pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas Djiwandono,” kata Misbakhun kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1).

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
