Wakil Bupati Bogor Jaro Ade. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kritik dan polemik menyertai pengumuman Soeharto sebagai salah seorang dari 10 tokoh yang menjadi pahlawan nasional. Di antara riuh perbincangan mengenai keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Bogor H. Ade Ruhandi memberikan dukungan kepada Prabowo. Menurut dia, Soeharto pantas menjadi pahlawan nasional.
Politisi Partai Golkar yang akrab dipanggil Jaro Ade itu menyampaikan bahwa sumbangsih Soeharto selama menjadi presiden Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain itu, dia memandang bahwa Soeharto turut serta menegakkan supremasi Pancasila dari Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI.
”Selain penumpasan PKI yang telah menelan korban 6 jenderal serta 1 perwira menengah dan dikenal sebagai 7 pahlawan revolusi, Soeharto juga berperan penting dalam menstabilkan politik dalam negeri yang kala itu penuh dengan propaganda dan himpitan ekonomi yang sulit,” ungkap dia melalui keterangan tertulis pada Selasa (11/11).
Jaro Ade mengungkapkan bahwa selama kepemimpinan Soeharto di Orde Baru memang ada berbagai kekurangan. Namun, stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan Indonesia yang mengalami percepatan juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Utamanya dalam bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.
”Memang tidak mudah memimpin sebuah bangsa dalam kondisi yang chaos, namun dengan tangan dinginnya Soeharto mampu membawa Indonesia terbang menjadi sebuah negara yang disegani di kawasan,” jelasnya.
Dengan sumbangsih itu, Jaro Ade mengungkapkan, bila 6 korban di balik peristiwa G30S/PKI mendapat gelar pahlawan revolusi, maka wajar bila Soeharto diberi gelar pahlawan nasional. Sebagai kader Partai Golkar, dia mengingatkan agar tidak lupa terhadap sejarah. Dia menyebut, Partai Golkar menjadi besar dan tumbuh sebagai pilar demokrasi yang kuat atas jasa Soeharto.
”Maka sebagai partai yang tidak lupa kacang pada kulitnya, sudah tepat Golkar di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia mengusulkan dan mendukung Pak Harto untuk diberikan gelar pahlawan bersama 9 tokoh lainnya,” kata dia.
Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan bahwa ke depan Partai Golkar juga bisa memberikan posisi strategis untuk penerus Soeharto. Misalnya posisi pembina, penasihat, dewan pakar atau posisi lain dalam partai berlambang pohon beringin tersebut. Sebelumnya, sejumlah pihak mengkritisi langkah Presiden Prabowo yang menjadikan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Mereka menilai keputusan itu tidak sejalan dengan semangat reformasi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
