Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 21.13 WIB

Alasan PDIP Tak Undang Presiden Prabowo dalam Acara Penutupan Kongres VI di Bali

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus ditemui disela-sela Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Sabtu (2/8). (Ridwan/ JawaPos.com) - Image

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus ditemui disela-sela Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Sabtu (2/8). (Ridwan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menyampaikan pihaknya tidak mengundang pejabat pemerintah maupuan partai politik lain, termasuk Presiden Prabowo Subianto dalam acara penutupan Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Sabtu (2/8).

Deddy menyatakan, Kongres VI PDIP hanya difokuskan pada internal partai. Mengingat, acara akbar ini merupakan momentum konsolidasi bagi partai berlambang banteng.

"Kita sejak awal menyampaikan bahwa Kongres kita dari kita, untuk kita, bersifat internal," kata Deddy ditemui disela-sela Kongres VI PDIP.

"Jadi kita dengan segala hormat kami kepada Presiden Pak Prabowo, kalau saya lihat dan saya dengar kemungkinan besar tidak hadir. Selain beliau ada juga kegiatan," sambungnya.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP itu menyampaikan, agenda utama hari ini adalah pemaparan laporan hasil sidang Komisi Politik, Program, dan Organisasi kepada sidang pleno Kongres.

“Tadi pagi, laporan hasil sidang komisi dibahas oleh utusan kongres sejak kemarin sore hingga malam. Tim perumus dan tim perancang sidang mempresentasikannya ke pleno,” ungkap Deddy.

Menurutnya, dokumen yang disiapkan Steering Committee (SC) telah dibahas secara mendalam oleh peserta kongres. Hasilnya pun diterima secara bulat, meskipun Ketua Umum PDIP terpilih periode 2025–2030, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan agar program dan sikap politik tidak sekadar menjadi dokumen tanpa implementasi.

“Ibu Ketua Umum secara tegas meminta agar kesepakatan Komisi Program, Organisasi, dan Politik benar-benar dilaksanakan oleh kader, baik di struktur partai, legislatif, maupun eksekutif,” ujar Deddy.

Ia menyebut, keputusan Kongres ini akan diikuti oleh seluruh struktur partai, mulai dari pengurus anak ranting hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Mengenai program, PDIP tetap berpegang pada agenda kerakyatan yang berkesinambungan.

“Program kami menyentuh hal-hal fundamental seperti pendidikan, kesehatan, produktivitas ekonomi, dan politik anggaran,” jelas Deddy.

Lebih lanjut, Deddy mengisyaratkan meski sikap politik partai sudah disampaikan dalam pleno, penjelasan lebih rinci akan disampaikan setelah kongres berakhir. 

“Steering Committee atau Ibu Mega mungkin akan menyampaikannya melalui konferensi pers nanti,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore