Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 21.32 WIB

PDIP Gelar Kongres VI Secara Tertutup di Bali, Megawati Turut Hadir

Sejumlah bendera PDIP dan bendera merah putih berkibar di lokasi acara Kongres VI di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, pada Jumat (1/8). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Sejumlah bendera PDIP dan bendera merah putih berkibar di lokasi acara Kongres VI di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, pada Jumat (1/8). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menggelar Kongres VI di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, pada Jumat (1/8). Kongres itu digelar secara tertutup, dengan dihadiri ribuan kader PDIP dari berbagai daerah di Indonesia.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, tidak banyak terlihat umbul-umbul sepanjang jalan mendekati BNDCC. Namun, di dalam kawasan tersebut berkibar sejumlah bendera PDIP bersamaan dengan bendera merah putih.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan hadir ke lokasi acara sekitar pukul 13.30 WITA. Kongres yang digelar secara tertutup itu untuk mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025-2030.

Kawasan BNDCC dijaga ketat oleh petugas keamanan dari PDIP, Satgas Cakra Buana. Pihak yang tidak mengenakan tanda pengenal khusus dari panitia acara tidak diperkenankan masuk ke kawasan BDNCC.

Perhelatan akbar ini digelar usai Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto yang divonis 3 tahun dan 6 bulan penjara dalam kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024 dan perintangan penyidikan Harun Masiku. 

Gelaran Kongres ini dihelat setelah PDIP menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bali Beach Convention Center, Denpasar, pada Rabu (30/9). Kegiatan itu dihadiri Anggota DPR RI dan DPRD Fraksi PDIP se-Indonesia yang kurang lebih berjumlah 3.200 peserta.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus, menyatakan forum Bimtek yang telah digelar sebagai momentum penting untuk mendengarkan aspirasi akar rumput sekaligus mengonsolidasikan langkah partai secara nasional.

“Sebagai partai, kita harus mendengar pandangan dari akar rumput PDIP. Sekarang ada banyak isu penting, seperti putusan MK, sistem pemilu ke depan, hingga kebijakan pemerintah yang perlu disinergikan dengan daerah,” ucap Deddy di Bali, Kamis (31/7).

Ia menambahkan, para anggota legislatif dari fraksi PDIP harus menyatukan frekuensi dan mencari inovasi untuk memperkuat kinerja politik.

“Contohnya, Pak Wayan Koster mempresentasikan perencanaan jangka panjang Bali selama 100 tahun. Ini bisa jadi contoh bagus bagi daerah lain, agar tak setiap ganti kepala daerah malah ganti rencana pembangunan,” jelasnya.

Terkait arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam acara tersebut, Deddy menyampaikan bahwa pesan utamanya adalah menjaga soliditas partai.

“Secara umum, Ibu Megawati mengingatkan agar partai tetap solid sebagai organisasi dan memiliki frekuensi perjuangan yang sama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Deddy menyampaikan bahwa Megawati meminta seluruh kader membangun suasana kondusif bagi pemerintahan Prabowo Subianto, selama kebijakannya berpihak kepada rakyat dan menjaga bangsa.

“Ibu menegaskan bahwa kita mendukung pemerintah dalam arti mendukung segala upaya yang positif untuk menjaga negara, menghadapi krisis fiskal, defisit, pembayaran utang luar negeri, tantangan geopolitik, hingga tekanan ekonomi global,” pungkasnya.
 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore