
Paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menyampaikan pidato usai unggul dalam quick count Pilgub Jatim 2024. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com – Momen politik di tahun 2024 tidak hanya Pemilu Legislatif dan Pilpres. Ada Pilkada Serentak yang digelar di 37 provinsi dan 508 kabupaten kota, yang puncaknya dihelat pada 27 November lalu.
Pilkada Serentak 2024 juga menyajikan momen politik yang seru antara tokoh-tokoh lokal yang maju maupun tokoh nasional yang turun gelanggang demi menjadi penguasa daerah.
Kontestasi di Pulau Jawa tentu saja masih menyedot paling banyak perhatian. Selain karena jumlah pemilih yang besar, Pilkada di Jawa diwarnai pertarungan politik yang sengit. Terutama antara koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan.
Ya, perhelatan Pilkada Serentak 2024 menjadi momen pertarungan bagi PDIP yang berada di luar pemerintahan. Pasalnya, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu seperti dipojokkan pada ajang Pilkada 2024 di beberapa daerah.
PDIP harus berhadapan dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang didominasi oleh partai-partai politik pendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, secara keseluruhan PDIP tetap mampu memenangi pilkada di 14 provinsi dan 247 kabupaten/kota.
PDIP yang sempat nyaris ditinggal sendiri pada Pilkada 2024 mendapat angin segar setelah hadirnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 Tahun 2024 tentang Pilkada.
Sebab, dalam putusannya, MK menetapkan bahwa ambang batas pencalonan kepala daerah turun dari 20–25 persen menjadi 6,5–10 persen tergantung jumlah pemilih tetap di masing-masing daerah.
Berikut ulasan mengenai Pilkada Serentak 2024, terutama di tiga wilayah pertarungan utama di Pulau Jawa, yakni Jawa Timur, Jawa tengah, dan Jakarta, serta beberapa wilayah populer lainnya.
Meski sudah tak lagi menjabat sebagai gubernur Jawa Timur (Jatim) sejak 14 Februari 2024, popularitas dan elektabilitas Khofifah Indar Parawansa tidak luntur.
Hal itu terbukti saat ia mencalonkan diri kembali bersama wakilnya, Emil Elestianto Dardak, di Pilkada Jatim 2024. Khofifah-Emil berhasil memenangkan kontestasi dengan angka mutlak di atas 50 persen, tepatnya 58,81 persen, dengan kemenangan di 36 kabupaten/kota.
Khofifah-Emil unggul atas dua lawannya. Masing-masing Tri Rismaharini-K.H. Zahrul Azhar Asad yang diusung PDIP dengan 32,52 persen dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim yang diusung PKB dengan 8,67 persen.
Di Pilkada Jatim 2024, Khofifah-Emil yang berstatus petahana diusung oleh 15 partai politik. Yakni Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, PSI, PPP, Nasdem, Perindo, Partai Gelora, dan Partai Buruh. Juga Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Garuda, dan Partai Prima.
Meski PDIP dan PKB dominan di Jatim saat Pemilu 2024, namun hasil Pilkada Jatim 2024 justru menaruh kenyataan yang berbeda.
Kekalahan ini tentu saja serupa tamparan keras bagi PKB dan PDIP. Namun, PDIP telah mengajukan gugatan sengketa hasil Pilgub Jatim ke MK. Gugatan itu telah dilayangkan ke MK, pada Rabu (11/12) malam.
Meski kalah di Pilgub Jatim, kader PDIP nyatanya tetap dominan di Surabaya. Paslon Eri Cahyadi-Armuji yang diusung PDIP menjadi calon Tunggal. Alih-alih mengusung lawan, parpol-parpol lain justru ikut mendukung Eri-Armuji. Pasangan ini pun menang dari kotak kosong.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
