Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Agustus 2024 | 02.27 WIB

MK Ubah Threshold Pilkada, Pengamat Sebut PDIP Bisa Saja Tak Usung Anies, tapi Ahok

 
 

Politisi PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat ditemui usai Rakernas V PDI Perjuangan di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Minggu (26/5/2024). (ANTARA/Fath Putra Mulya)

 
 
JawaPos.com - Pengamat Politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menyebut bahwa PDI-P bisa saja tak mengusung Anies Baswedan dan lebih memilih kadernya sendiri, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk berlaga di Pilkada Jakarta 2024.
 
Hal itu usai Mahkamah Kontitusi (MK) resmi mengubah ambang batas pencalonan peserta Pilkada oleh partai politik sehingga PDI-P bisa mengusung calonnya sendiri di Pilkada Jakarta 2024.
 
"Bisa saja PDIP mengusung kadernya sendiri, seperti Ahok itu juga bisa dimajukan," ujar Ginting saat dihubungi wartawan, Selasa (20/8).
 
"Tinggal bagaimana PDIP akan memutuskannya secara bijaksana," sambungnya.
 
Sebab, ia mengatakan bahwa PDIP juga tentu memiliki pilihan untuk mengusung Anies yang selama ini selalu dianggap sebagai sosok oposisi pemerintah. 
 
Apalagi, saat ini Anies adalah pemilik elektabilitas tertinggi di Pilkada Jakarta, mengalahkan Ahok maupun Ridwan Kamil. 
 
 
"Sehingga dia bisa memasangkan dengan Prasetyo Edi Marsudi, Rano Karno, bahkan Hendar Prihadi Itu juga bisa dilakukan," ucap Ginting.
 
"Tinggal PDIP mempertimbangkan mana tiga kadernya yang paling cocok plus minusnya untuk mendampingi Anies," tandasnya.  
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore