Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Januari 2024 | 06.07 WIB

Tak Permasalahkan Diisukan Dibuntuti, TGB: Pak Jokowi Memang Sayang Mas Ganjar

 

Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Mazdi

 
JawaPos.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud tak mempermasalahkan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sejumlah wilayah Jawa Tengah, yang dinarasikan sebagian pihak membuntuti calon presiden (capres) Ganjar Pranowo. Sebab, Ganjar belakangan ini berkeliling di provinsi Jateng dalam rangka kampanye selama hampir sepekan.
 
Jokowi sejak kemarin hingga hari ini sedang berada di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Kepala negara memiliki sejumlah agenda, salah satunya meresmikan proyek strategis nasional.
 
"Nggak lah (membuntuti kampanye Ganjar). Menurut saya, Pak Jokowi memang sayang Mas Ganjar, sayang memang," kata Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi di Gedung High End, Jakarta, Rabu (3/1).
 
TGB pun memastikan, Ganjar-Mahfud akan melanjutkan capaian kinerja Presiden Jokowi, salah satunya pemerataan penyaluran bantuan sosial (bansos). Ganjar-Mahfud akan memaksimalkan pemerataan bansos melalui program KTP Sakti.
 
"Dalam kunjungan-kunjungan kerja pasangan Ganjar Mahfud termasuk yang terakhir pas Ganjar di Jawa Tengah itu masih ada keluhan dari masyarakat terkait dengan kok nggak dapat bansos padahal dia termasuk kalau dalam indikator yang ada harusnya dapat,” ujar TBB.
 
“Maka data harus dirapikan dan ini sudah sudah sering disuarakan oleh mas Ganjar dalam beberapa kesempatan,” imbuhnya.
 
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meyatakan, kehadiran Presiden Jokowi di Jawa Tengah saat sedang dikunjungivcapres Ganjar Pranowo, dipandang bukan suatu masalah. Hasto menyebut, keduanya terbiasa untuk melakukan blusukan yang juga menjadi kebiasaan para kader-kader berlambang kepala banteng.
 
“Kalau kemudian Pak Jokowi itu terkesan di belakang Pak Ganjar, Pak Ganjar datang ke Jawa Tengah, lalu Pak Jokowi datang ke Jawa Tengah, ya sebagaimana kata Pak Ganjar, ‘ya itu bagus’,” tegas Hasto di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Selasa (2/1).
 
Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini menuturkan, hal inilah yang tak bisa diikuti oleh capres lain. Kebisaan blusukan itu kini dilakukan Ganjar.
 
“Karena yang memang bisa blusukan adalah Pak Ganjar dan Pak Jokowi. Pak Prabowo kan tidak bisa blusukan,” ungkap Hasto.
 
Politikus asal Jogjakarta ini pun menegaskan, hal itu semakin membuat rakyat tahu bahwa pemimpin nasional yang bergerak cepat dan blusukan adalah sosok Ganjar dan Jokowi. Menurutnya, blusukan itu tak mudah diikuti dengan asal turun ke bawah.
 
“Jadi akhirnya rakyat bisa melihat bagi republik ini, pemimpin nasional yang bergerak cepat yang bisa blusukan itu Pak Jokowi dan Pak Ganjar, Pak Ganjar dan Pak Jokowi dan blusukan itu tidak bisa diwakilkan,” pungkas Hasto.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore