JawaPos.com - Komitmen calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto yang ingin memberantas korupsi sampai ke akarnya layak mendapatkan dukungan. Komitmen itu diutarakan Prabowo saat mengikuti debat di KPU RI, pada Selasa (12/12). Ketua Umum RKB, Wigit Bagoes Prabowo menjelaskan, korupsi telah menyebabkan kemiskinan bagi rakyat Indonesia, selain itu merusak tatanan perekonomian dan sosial bangsa Indonesia. Indonesia akan sulit menjadi negara maju, sejahtera dan bermartabat bila korupsi masih menjadi budaya di Indonesia.
"Korupsi adalah musuh bersama, korupsi membuat rakyat kita menjadi sengsara, dan bangsa kita sulit menjadi sejahtera. Jadi, jangan bermimpi jadi negara maju, kalau korupsi menjadi budaya," kata Wigit kepada wartawan, Jumat (15/12).
Wigit mengapresiasi sikap Prabowo yang menegaskan pemberantasan korupsi tak hanya selesai dari penangkapan pelaku korupsi, tapi juga menghabisi jaringan korupsi sampai ke akar-akarnya. "Masalah korupsi adalah penghianatan terhadap bangsa Indonesia. Korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya," ujar Wigit.
Ia juga memastikan, pihaknya akan menjadi bagian dalam pemberantasan korupsi, bahkan diharapkan pemberantasan korupsi menjadi gerakan bersama antara anak bangsa. Pemberantasan korupsi secara bersama-sama, diyakini akan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan, membuka kesempatan yang luas bagi ekonomi rakyat, serta mempersempit kesenjangan ekonomi dan sosial.
"Budaya korupsi dari oknum aparat pelayanan publik atau oknum penegak hukum dari segala level, baik dari pusat hingga desa, menyebabkan rakyat semakin miskin dan melarat. Saya harap KPK, polisi, penegak hokum yang dibantu oleh masyarakat dapat menangkap para koruptor dan juga mengembalikan uang korupsinya ke negara," tegas Wigit.
Dalam debat capres, Prabowo Subianto mengungkapkan korupsi merupakan pengkhianatan terhadap bangsa. Prabowo berjanji bakal memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.
"Korupsi adalah pengkhianatan terhadap bangsa, korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya," ucap Prabowo saat debat capres perdana di kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12).
Prabowo mengatakan KPK, Kepolisian, Kejaksaan, Ombusman, BPK, BPKP, dan inspektorat di setiap kementerian harus diperkuat. "Semua badan-badan yang bisa membantu mitigasi korupsi harus kita perkuat. Jadi saya sependapat, korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya," pungkas Prabowo.