
Tiga calon presiden yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo ditantang untuk debat terbuka oleh BEM UI.
JawaPos.com - Rencana Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) untuk menggelar debat bacapres mendapat lampu hijau dari penyelenggara. Baik KPU maupun Bawaslu RI. Namun, sejauh ini, belum ada kepastian kapan debat terbuka dilaksanakan.
Anggota Bawaslu RI Puadi mengatakan, secara teknis, tidak masalah jika kampus mengundang orang-orang yang digadang-gadang sebagai capres untuk beradu gagasan. Yang penting, jangan sampai ada atribut yang memperlihatkan identitas peserta pemilu. ”Jadi, silakan saja,” ujarnya kemarin (24/8).
Kegiatan itu, lanjut dia, tidak bisa dimaknai sebagai kampanye. Sebab, sampai saat ini, tahapan pemilu belum masuk masa kampanye. Lagi pula, belum ada capres dan cawapres yang resmi ditetapkan. Meski ada beberapa nama yang digadang-gadang menjadi capres dan cawapres, mereka belum tentu menjadi pasangan calon.
”Sebagai contoh, bisa saja sebelum pendaftaran ada salah seorang yang meninggal, tidak cukup mendapat dukungan parpol, atau ternyata tidak bersedia dicalonkan,” jelasnya.
Soal perizinan, Puadi menyebut tidak ada keharusan. Namun, untuk fungsi koordinasi, pihaknya menyarankan agar penyelenggara menyampaikan informasi ke Bawaslu. Tujuannya, untuk kepentingan pengawasan lantaran kegiatan dilaksanakan dalam tahapan pemilu.
Pernyataan senada disampaikan Komisioner KPU Idham Holik. Dia mengatakan, kampus memiliki kebebasan akademik yang harus dihormati. Nah, rencana debat bacapres itu menjadi salah satu representasi kebebasan di lingkungan civitas academica.
Idham menilai diskusi atau debat gagasan politik oleh kampus juga berdampak positif. Ruang publik sudah selayaknya diisi dengan wacana publik agar demokrasi makin sehat. Namun, dia menegaskan, debat bacapres itu bukan bagian dari tahapan pemilu.
”Karena saat ini belum ada pasangan bakal capres dan cawapres yang didaftarkan ke KPU,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menuturkan, bacapres Ganjar Pranowo belum menerima undangan dari BEM UI terkait rencana debat tersebut. ”Belum ada. Kan BEM UI hanya melemparkan wacana. Kalau berani, ayo berdebat dengan BEM UI. BEM UI akan menguliti setiap (bakal) capres,” katanya kepada awak media di gedung DPR, Senayan, kemarin.
Meski demikian, Said menyambut baik usulan adu gagasan para bacapres itu. Secara aturan juga tidak ada yang melarang. Jika memang rencana itu dilaksanakan, pihaknya yakin Ganjar akan datang. ”Bukannya Pak Ganjar sudah terbiasa keluar-masuk kampus selama ini. Pak Ganjar akan welcome,” tegas politikus yang juga ketua DPD PDIP Jatim itu.
Ketua Badan Anggaran DPR tersebut menambahkan, rencana debat bacapres oleh BEM UI itu mengemuka salah satunya karena bahasanya bombastis. Dia meyakini, mereka adalah anak-anak muda dengan intelektualitas memadai. ”Artinya sudah mapan, mungkin yang diinginkan, ayolah para capres itu datangi kampus-kampus, kita berdiskusi merumuskan kebijakan bangsa ke depan kan begitu,” pungkasnya. (far/c18/hud)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
