Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Mei 2023 | 17.25 WIB

Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, dan Yusril Ihza Mahendra Berpeluang Dampingi Prabowo Subianto

MAINKAN STRATEGI KOALISI: Airlangga Hartarto (kiri) dan Muhaimin Iskandar bertemu di Plataran Senayan, Kompleks Bung Karno, Jakarta, Rabu (3/5). - Image

MAINKAN STRATEGI KOALISI: Airlangga Hartarto (kiri) dan Muhaimin Iskandar bertemu di Plataran Senayan, Kompleks Bung Karno, Jakarta, Rabu (3/5).

Koalisi Gerindra-PKB Siap Terima Golkar dan Parpol Nonparlemen

JawaPos.com – Rencana masuknya Partai Golkar ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) membuat tarik-menarik di internal koalisi kian kencang. Terlebih, PKB maupun Golkar sama-sama mengincar posisi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, tarik-menarik itu hal biasa dalam politik. Namun, pihaknya optimistis ke depan bisa mencapai jalan keluar yang dapat diterima semua pihak. ’’Nanti ada titik temu kesepahaman bagaimana supaya kompak,’’ ujarnya di kantor KPU.

Intinya, lanjut Muhaimin, semua harus berembuk. Terutama PKB dan Gerindra selaku pihak utama dalam koalisi. Bagi dia sendiri, sikap PKB belum berubah. Sebagaimana keputusan PKB dan ijtimak ulama, dia mendapat perintah untuk maju dalam pilpres.

Sejauh ini, Muhaimin masih berupaya merealisasikan hal itu. ’’Terus maju sebagai calon presiden atau cawapres tidak akan ada revisi, kecuali nanti ada muktamar,’’ imbuhnya.

Sesuai rekomendasi ijtimak kiai, sikap politik PKB harus diputuskan pada Mei ini. Cak Imin –sapaannya– mengaku akan berupaya sesuai target. Namun, jika melampaui, dia menyebut akan ada pertemuan lanjutan dengan para kiai.

Soal posisi Airlangga Hartarto, politikus asal Jombang itu menyebut banyak alternatif jabatan yang bisa diberikan. ’’Opsinya macem-macem. Kalau menang, opsinya banyak,’’ kata dia.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (depan, kedua kiri) bersama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (depan, kedua kanan) didampingi sejumlah pimpinan kedua partai politik usai melakukan pertemuan di kediaman Prabowo di Jalan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menuturkan, kans Golkar merapat sangat terbuka. Sejauh ini, komunikasi Golkar dengan KKIR terus berjalan. Namun, untuk kepastiannya, masih diperlukan pembicaraan lebih lanjut. ’’Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama,’’ ujarnya.

Bergabungnya partai lain, lanjut dia, sangat diperlukan untuk memperkuat posisi antara Gerindra dan PKB. Bagi Gerindra, semua partai bisa bergabung, termasuk Golkar. ’’Kami merasa tidak kesulitan untuk menentukan karena kami menganggap semua partai adalah sahabat,’’ imbuhnya.

Disinggung soal posisi cawapres Prabowo, Muzani mengamini pendapat Cak Imin. Secara timeline, PKB adalah satu-satunya partai yang sejak awal mau bekerja sama dengan Gerindra secara resmi.

Atas dasar itu, kader PKB tersebut menjadi sosok yang paling berpeluang mendampingi Prabowo. ’’Dari perjanjian itu saya kira benar dalam arti Pak Muhaimin sangat layak untuk menjadi calon wakil presidennya Pak Prabowo,’’ tuturnya.

Hanya, hingga kini Prabowo belum memutuskan apa pun terkait wakilnya. Di ’’saku’’ menteri pertahanan itu, ada banyak nama bakal cawapres yang masuk radar. Sembari mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan publik dan para tokoh.

Sementara itu, Partai Bulan Bintang (PBB) memberikan kode mendukung Prabowo Subianto. Hal tersebut disampaikan Sekjen PBB Afriyansyah Noor di kantor KPU. Dia menyebutkan, Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra sudah berkomunikasi beberapa kali. Terakhir, saat bersama-sama berkunjung ke Tanah Datar, Sumatera Barat.

’’Insya Allah, kami akan bersepakat bagaimana membangun Indonesia,’’ ujarnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore