Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 April 2021 | 17.59 WIB

Penanganan Covid-19, PDIP: Jangan Sampai Indonesia Seperti India

Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan takjil gratis di Jalan Cempaka Putih Tengah, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (14/04). Dalam rangka menerapkan aturan jarak fisik atau - Image

Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan takjil gratis di Jalan Cempaka Putih Tengah, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (14/04). Dalam rangka menerapkan aturan jarak fisik atau

JawaPos.com - Krisis pandemi Covid-19 di negara India semakin meningkat. Parahnya kasus tersebut mencapai rekor tertinggi yakni 261.500 kasus baru yang terjadi pada Minggu 18 April 2021.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta publik mematuhi kebijakan pemerintah yang melarang mudik 2021. Hal itu dilakukan supaya Indonesia tidak seperti India penambahan kasus Covid-19.

"Bangsa Indonesia harus menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai pelajaran," ujar Rahmad kepada wartawan, Jumat (23/4).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan penambahan kasus Covid-19 di India sangatlah mencekam. Sebab penambahan angka Covid-19 mencapai ratusan ribu.

Bahkan, Rahmad merujuk data kasus positif Covid-19 di India sudah menembus 15.06 juta kasus. India kini menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. "Dikabarkan juga, rumah sakit (di India-red) sudah tidak mampu lagi menampung pasien," katanya.

Rahmad mengatakan, penambahan kasus Covid-19 di India bisa dikatakan mencekam karena masyarakatnya abai terhadap protokol kesehatan. Bahkan masih ada yang mengelar pesta pernikahan secara besar-besaran.

"Mereka juga berkumpul untuk kampanye politik tanpa menjaga jarak, merayakan upacara keagamaan. Ironisnya, dalam berbagai acara tersebut, masyarakat enggan menggunakan masker dengan benar," katanya.

Berkaca dari kasus Covid-19 di India tersebut masyarakat perlu melakukan langkah pencegahan. Misalnya tetap mematuhi larangan mudik dan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

"Sebab, jika masyarakat abai dan tak peduli terhadap protokol kesehatan, kasus di India bisa juga terjadi di Indonesia," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore