Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 November 2020 | 17.50 WIB

PKS: Menghina Rasul Nanti Menerima Azab dari Allah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri, prihatin terhadap peristiwa penghinaan dan pendeskriditan umat Islam yang dinyatakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Pemimpin yang seharusnya membuat situasi kondusif, kenyataannya juga memberikan dukungan bahkan biasa-biasa saja. Dia tidak tahu bahwa apa yang mereka lakukan tersebut melukai 1,7 miliar umat Islam di seluruh dunia," ucap Salim dalam keterangannya, Senin (2/11).

Namun Salim yakin bahwa dalam Alquran telah dibuktikan orang yang memperolok-olok Rasulullah akan dihancurkan langsung oleh Allah.

"Sejarah telah membuktikan itu semua. Allah memelihara, menjaga Rasul dari kejahatan mereka. Sepanjang sejarah, mereka yang menghina dan memperolok baginda Rasul akan terjadi banyak azab dan musibah terjadi pada mereka semua," katanya.

Salim juga mengingatkan bahwa pembelaan yang masyarakat lakukan kepada Rasulullah harus dilakukan dengan cara yang Islami.

"Kita sebagai umat Islam yang jumlahnya lebih dari 1,7 miliar di dunia pasti semua tidak rela kalau Rasul kita dijelek-jelekan, dipermainkan, dibuat karikatur. Kita harus membalasnya dengan cara yang Islami," pesannya.

Baca juga: Desak Presiden Prancis untuk Minta Maaf, PKS Kirim Surat

Salim menekankan kalau ingin mencapai tujuan yang bagus, maka juga harus ditempuh dengan cara yang bagus. "Tidak dibenarkan untuk mencapai tujuan yang indah dengan menghalalkan berbagai cara. Dan pasti semua ini punya hikmah dan rahasia," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam.

Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW yang kontroversial.

Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.‎

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=FQ3j-gPvyKI&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore