Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Februari 2019 | 17.36 WIB

Kivlan Zen: Saya Tidak Mau Sumpah Pocong, Maunya Sumpah Demi Allah

Menko Polhukam Wiranto menantang Calon Presiden 02 Prabowo Subianto dan Purnawirawan Jenderal Kivlan Zen untuk sumpah pocong, terkait dalang peristiwa - Image

Menko Polhukam Wiranto menantang Calon Presiden 02 Prabowo Subianto dan Purnawirawan Jenderal Kivlan Zen untuk sumpah pocong, terkait dalang peristiwa

JawaPos.com - Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen buka suara terkait tantangan yang diberikan Menkopolhukam Wiranto untuk melakukan sumpah pocong soal peristiwa 1998. Kivlan mengaku 'ogah' menerima tantangan sumpah pocong dari Wiranto.


Dia menginginkan tantangannya itu bersumpah atas nama Allah SWT. Bukan kepada pocong.


"Saya tidak mau sumpah pocong, saya maunya sumpah demi Allah. Kalau sumpah pocong demi si pocong. Masa sumpahnya di depan pocong, kemudian diikat pakai kain. Masa mau kayak gitu," ujar Kivlan kepada JawaPos.com, Rabu (27/2).


Bahkan Kivlan 'blak-blakan' menantang balik Wiranto untuk berdebat di televisi dan disiarkan langsung. Hal itu supaya masyarakat tahu kejadian sesungguhnya pada 1998.


"Kalau Wiranto mau nantang saya debatnya di televisi tentang '98, nggak usah Prabowo ikut. Saya sendiri saja yang lawan dia. Dalam debat saya akan nyatakan keadaan sebenarnya di '98," katanya.


Menurut Kivlan, publik perlu mengetahui perbuatan Wiranto saat menjabat sebagai Panglima ABRI. Kivlan menyayangkan, ketika Jakarta dilanda ketegangan dan terjadi kerusuhan di berbagai tempat, Wiranto malah memerintahkan tidak mengirim pasukan untuk mengamankan ibu kota.


"Bahwa dia yang membuat Indonesia kacau balau, karena dia tinggalkan Jakarta saat tanggal 14 Mei. Kemudian mengerahkan pasukan tidak boleh," pungkasnya.


Sebelumnya, Wiranto menantang Calon Presiden 02 Prabowo Subianto dan Purnawirawan Jenderal Kivlan Zen untuk sumpah pocong. Hal itu disampaikan Wiranto bersamaan dengan diungkitnya kembali isu soal kerusuhan 98. Wiranto diisukan sebagai dalang dari tumbangnya rezim Soeharto.


"Saya berani sumpah pocong saja. 1998 itu yang menjadi bagian dari kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zein. Sumpah pocong (saja) kita," kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2).


Atas pernyataan mantan rekannya itu, Wiranto mengaku kesal. Sebab Kivlan kerap menggulirkan isu-isu yang disebutnya ngawur dan tidak sesuai fakta.


Wiranto bilang, dengan melakukan sumpah pocong, maka biar masyarakat yang akan menilai siapa sebenarnya yang benar dan salah. "Biar jelas masalahnya, jangan asal menuduh saja," terangnya.


Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore