
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat ini menjadi pihak terkait yang memohon gugutan soal UU Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).
JawaPos.com - Uji materi UU Pemilu tentang masa jabatan presiden-wakil presiden dinilai kental dengan kepentingan politik pihak-pihak yang ada di lingkaran Jusuf Kalla. Anggapan itu disampaikan pengamat politik dari Indonesian Institute, Fadel Basrianto, saat dihubungi wartawan, Rabu (25/7).
“Mereka (orang-orang di lingkaran JK) sangat mungkin masih berharap dapat pengaruh kekuasaan. Tidak ada lagi yang melindungi mereka jika JK pensiun. Makanya mereka mendorong JK untuk maju lagi,” kata Fadel.
Fadel menyampaikan, seharusnya semua pihak memahami keinginan JK berhenti dari panggung politik nasional. Karena JK sendiri pernah mengatakan ingin lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga dan cucunya setelah tidak lagi menjadi wapres.
Sebab sudah jelas dalam Pasal 7 UUD 1945 disebutkan Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.
Menurut Fadel, sangat janggal saat ada pihak yang menguji materi UU Pemilu tentang masa jabatan presiden-wakil presiden. Apalagi JK tiba-tiba bersedia menjadi pihak terkait dalam uji materi tersebut.
“Saya menduga ini strategi dari lingkaran JK untuk meneguhkan tingkat pengaruhnya,” ujar Fadel.
Secara terpisah, peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menilai uji materi masa jabatan presiden-wakil presiden akan memunculkan kesan ada pihak yang mencari celah untuk mengakomodasi kepentingan politik tertentu agar tetap berada di pusat kekuasaan.
"Bisa ada yang menafsirkan ini adalah ambisi politik dari lingkaran Pak JK yang ingin tetap ada di lingkaran kekuasaan, saya kira wajarlah kalau ada persepsi seperti itu," kata Sirojudin.
Sirojudin juga menilai, akan muncul preseden buruk jika MK mengabulkan gugatan yang diajukan Partai Perindo tersebut. Dia menyarankan JK tidak maju kembali menjadi cawapres dan menempatkan diri sebagai tokoh senior panutan para politikus muda. (gwn/Gunawan Wibisono)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
