Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juli 2018 | 16.29 WIB

Masih Ada Peluang Bagi Said Aqil untuk Dilirik Jokowi Jadi Cawapres

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj - Image

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj

JawaPos.com - Hingga kini tidak satu pun pihak bisa menebak berapa jumlah nama cawapres di kantong Jokowi. Kendati telah diungkap empat nama, bukan berarti salah satu mereka itu yang bakal terpilih. Bisa saja mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengambil nama lain.


Hal itu membuat sejumlah nama yang sempat dalam pantauan lembaga survei masih berpeluang untuk terpilih. Salah satu tokoh yang cukup menjadi perhatian lembaga survei yakni Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj.


Menurut Pengamat politik dair Universitas Paramadina Hendri Satrio, walaupun belum diungkapkan secara gamblang oleh Jokowi, namun Said Aqil masih berpeluang untuk dipilih jadi cawapres di Pilpres 2019.


"Kiai Said ini kan ulama besar dari hasil beberapa survei itu juga udah masuk, nah peluang beliau jadi cawapres masih terbuka," ungkap Hendri Satrio kepada wartawan, Rabu (18/7).


Hendri menyebut, NU punya pengalaman pahit di Pilpres 2009. Ketika itu mantan ketua PBNU Hasyim Musadi yang ikut kontestasi pilpres kalah. Hasyim Musadi ketika itu berpasangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun hal tersebut sudah tak jadi masalah.


Kini, kata Hendri, saat ini sosok Said Aqil dianggap ideal berdampingan dengan Jokowi. Dengan bekal ketokohan agamanya, Said bisa berpasangan dengan Jokowi dan mendapatkan suara dari rakyat dan umat.


"Tapi kalau sekarang sebenarnya agak berbeda sehingga menurut saya Said Aqil punya hal yg dibutuhkan Pak Jokowi. Dengan hadirnya Kiai Said itu bisa menambah citra religius dari pak Jokowi" ungkapnya.


Pekan lalu nama Said Aqil memang belum diungkap oleh Jokowi, walaupun mantan wali kota Solo itu menyebut dirinya memiliki kantong dan nama itu cawapres itu ada di setiap kantongnya.


Sementara dari hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan, Said Aqil masuk sebagai salah kandidat cawapres yang pas untuk mendampingi Jokowi. Di samping ketua PBNU itu, survei SMRC juga mendapatkan nama-nama lain seperti Mahfud MD dan Sri Mulyani. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas para elite yang dinilai.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore