
Presiden RI Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyempatkan diri olahraga di Istana Bogor, Sabtu (24/3).
JawaPos.com – Beberapa kali momen tertangkap saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang santai dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga terlihat sangat akrab dengan para petinggi partai berlambang pohon beringin.
Menurut pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, saat ini memang yang menjadi salah satu problem Jokowi adalah tidak mengontrol satu partai politik mana pun. Partai utama pendukungnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepenuhnya berada di bawah kendali Megawati Soekarnoputri.
“Padahal warna politik dan pilihan kebijakan Jokowi tak selalu sebangun dengan Megawati,” ujar Denny JA kepada JawaPos.com, Kamis (19/4).
Oleh sebab itu, menurut Denny, Jokowi memerlukan tambahan partai pendukung yang loyal dan setidaknya bisa mengimbangi kekuatan PDIP. Hal itu dilakukan untuk membangun kepemimpinan personal yang lebih kuat. Nah, menurutnya, di antara semua partai pendukung, Golkar yang paling memenuhi syarat.
Dia pun melihat, Jokowi berkepentingan membuat Golkar membesar dan lebih kuat. Hal itu dilakukan agar ruang manuver Jokowi lebih luas. Dengan demikian, tingkat ketergantungan Jokowi pada PDIP yang tidak ia kontrol bisa berkurang.
Bisa dilihat, kata Denny, pada tahun pertama pemerintahan, peran PDIP terlalu dominan sehingga Jokowi dipersepsikan sebagai petugas partai. Atas dasar itu, lanjutnya, jika mandat periode kedua untuk Jokowi berlanjut, maka ia perlu hijrah dari petugas partai menjadi strong leader.
“Golkar yang membesar, loyal pada Jokowi dan kuat, itu langkah tak terhindarkan agar Jokowi semakin menjadi pemimpin yang kuat,” katanya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
